Pasar Kripto Memasuki Pekan Krusial, Berkaitan dengan Suku Bunga

Kripto.(freepik)

ASIAWORLDVIEW – Pasar kripto bersiap-siap untuk data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang akan datang. Secara signifikan berdampak pada rencana penurunan suku bunga Federal Reserve. Data pekerjaan AS baru-baru ini, yang mengindikasikan pasar tenaga kerja yang mendingin, telah memicu optimisme pasar dan memicu harapan akan potensi penurunan suku bunga. Khususnya, Bitcoin sempat melampaui angka $100.000 setelah rilis data pekerjaan, yang mencerminkan sentimen positif pasar.

Saat ini, para pengamat pasar menantikan peristiwa-peristiwa penting minggu ini, yang dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai keputusan kebijakan moneter the Fed di masa depan.

Baca Juga: Apa Saja Koin Kripto Teratas untuk Tahun 2025?

Para investor mengincar perkembangan ekonomi utama saat pasar kripto memasuki minggu yang krusial. Sejumlah perkembangan dijadwalkan untuk minggu ini, termasuk indikator inflasi seperti CPI AS, PPI AS, dan lainnya. Selain itu, kesaksian Ketua Fed Jerome Powell di depan Kongres juga akan diawasi dengan cermat untuk mengetahui sikap bank sentral terhadap rencana penurunan suku bunga Fed.

Data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang sangat dinanti-nantikan dijadwalkan rilis pada minggu ini, yang kemungkinan besar akan mempengaruhi tren pasar kripto yang lebih luas, termasuk Bitcoin. Menurut prediksi Wall Street, inflasi CPI AS diperkirakan akan turun menjadi 0,3% untuk bulan Januari, turun dari 0,4% pada bulan Desember. Dalam basis tahun ke tahun, CPI diperkirakan akan mencapai 2,8%, turun dari 2,9% sebelumnya.

Di sisi lain, inflasi IHK Inti, tidak termasuk harga makanan dan energi, diperkirakan tidak berubah pada 0,3%. Namun, CPI Inti dari tahun ke tahun diperkirakan turun menjadi 3,1% dari 3,2% di bulan sebelumnya.