ASIAWORLDVIEW – Rencana pemerintah Indonesia untuk membangun 3 juta rumah setiap tahun diperkirakan akan meningkatkan permintaan semen. Kondisi ini juga membantu mengatasi kelebihan pasokan semen di negara ini.
Utusan Khusus untuk Perubahan Iklim dan Energi, Hashim DjoJohadikusumo, menegaskan bahwa menerapkan program perumahan adalah prioritas bagi pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto.
“Selama Prabowo memimpin, program perumahan akan berlanjut,” kata Hashim, adik presiden.
Baca Juga: Warren Buffett: Generasi Muda Harus Punya Real Estate untuk Investasi
Dia mengatakan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk menyediakan perumahan bagi rakyat tetapi juga berfungsi sebagai stimulus untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi mengingat efek pengganda ekonominya yang dapat meningkatkan konsumsi publik.
“Kami telah mendapatkan komitmen dari Qatar untuk membiayai 4 juta hingga 6 juta unit perumahan,” kata Hashim.
Indonesia juga telah menyetujui kerja sama bilateral dengan UEA untuk membangun 1 juta rumah, tambahnya.
“Belum lagi minat dari Cina, Turki, India, Singapura, dan negara -negara lain,” kata Hashim.
