Hashgraph Vs Ripple, Mana yang Lebih Cuan?

Ripple

ASIAWORLDVIEW – Koin payment seperti Hedera Hashgraph (HBAR) dan Ripple (XRP) telah mengalami kenaikan signifikan, menarik perhatian investor dan pengguna di seluruh dunia. Kedua koin ini menawarkan solusi berbeda dalam hal kecepatan transaksi, biaya, dan aplikasi penggunaan.

HBAR maupun XRP memiliki teknologi yang dirancang untuk memfasilitasi transaksi digital dengan cepat dan efisien. Namun dengan pendekatan yang berbeda.

HBAR menggunakan algoritma konsensus hashgraph, yang menjanjikan kecepatan transaksi hingga lebih dari 10.000 transaksi per detik (TPS), sementara XRP mengandalkan XRP Ledger Consensus Protocol dengan kecepatan sekitar 1.500 TPS.

Baca Juga: Kebangkitan dan Popularitas Memecoin Berakar dari Komunitas

Hedera Hashgraph (HBAR) mengandalkan algoritma hashgraph yang memungkinkan kecepatan transaksi tinggi dan biaya yang rendah, sekitar USD0.001 per transaksi. HBAR juga menawarkan keamanan yang lebih baik melalui Byzantine Fault Tolerance (BFT), menjadikannya pilihan yang ideal untuk aplikasi besar dan sensitif.

Ditambah lagi, tata kelola HBAR yang didukung oleh perusahaan besar seperti Google dan IBM memberikan jaminan stabilitas yang kuat.

Sementara, Ripple (XRP) dirancang dengan fokus utama pada pembayaran lintas batas. XRP dapat memproses transaksi dengan biaya sangat rendah, hanya sekitar $0.0002 per transaksi, dan menyelesaikan transaksi dalam 3 hingga 5 detik.

Dengan kemitraan strategis dengan lembaga keuangan global seperti Santander dan American Express, XRP fokus pada efisiensi biaya dan kecepatan dalam solusi pembayaran internasional.