Jadi Program Marketing Baru, Merek Ternama Beralih ke NFT

Supergucci NFT.


ASIAWORLDVIEW – Kepemilikan aset digital tak terhentikan. Merek-merek semakin beralih ke NFT (Non-Fungible Token) sebagai cara untuk berinteraksi dengan pelanggan, menciptakan aliran pendapatan baru, dan membangun strategi pemasaran yang unik.

Beberapa merek menggunakan Non-fungible Token (NFT) sebagai kunci digital yang memberikan akses ke acara, produk, atau pengalaman eksklusif. Misalnya, NFT dapat bertindak sebagai tiket VIP ke konser khusus undangan, peluncuran produk eksklusif, atau pengalaman di balik layar dengan pencipta merek.

Merek fashion Gucci telah bereksperimen dengan NFT. Hal ini sebagai cara untuk memberi pelanggan akses ke item edisi terbatas dan kolaborasi eksklusif.

Baca Juga: Magic Eden, Marketplace bagi Pemilik NFT yang Diklaim Aman

NFT juga digunakan untuk mendefinisikan ulang program loyalitas, menawarkan cara baru bagi merek untuk memberi penghargaan kepada pelanggan yang paling berdedikasi. Dalam program loyalitas tradisional, poin atau hadiah sering kali terbatas pada diskon atau fasilitas kecil.

Namun, dengan NFT, merek dapat menawarkan aset digital edisi terbatas yang unik sebagai hadiah, menciptakan rasa eksklusivitas dan kepemilikan. Starbucks, misalnya, memperkenalkan Starbucks Odyssey, sebuah program yang memungkinkan pelanggan untuk mendapatkan dan mengumpulkan NFT yang unik, memberikan pelanggan setia koleksi digital yang mewakili loyalitas merek mereka.

Dengan menciptakan aset digital bersama, merek dari berbagai industri dapat bersatu, memanfaatkan audiens satu sama lain, dan memperkuat identitas merek mereka. Misalnya, Adidas dan Prada baru-baru ini berkolaborasi untuk membuat proyek NFT yang digerakkan oleh komunitas, di mana penggemar dapat mengirimkan karya seni digital untuk digunakan dalam NFT kolaboratif.

Penggunaan NFT dalam game dan metaverse juga telah menginspirasi merek untuk membuat versi digital dari produk mereka. Nike, misalnya, meluncurkan Cryptokicks, lini sepatu kets virtual yang dapat dimiliki pelanggan, dipakai di lingkungan digital, atau bahkan dijual kembali.