ASIAWORLDVIEW – PEPE mencatat kapitalisasi pasar sekitar US$2,09 miliar dengan volume perdagangan 24 jam US$1,84 miliar. Artinya, perputaran harian setara sekitar 88% dari nilai pasarnya—rasio yang sangat tinggi dan menunjukkan aktivitas transaksi yang intens.
Berdasarkan kapitalisasi pasar, PEPE menempati peringkat ke-47, tetapi volume hariannya disebut melampaui Dogecoin, meskipun nilai pasar Dogecoin sekitar US$11,8 miliar atau lebih dari lima kali lipat kapitalisasi Pepe. Angka volume yang besar dapat mencerminkan minat dan likuiditas yang aktif, tetapi juga berpotensi menunjukkan perdagangan spekulatif; karena itu, volume tinggi tidak dengan sendirinya menjadi bukti bahwa harga akan terus naik.
Perbedaan kinerja bulanan Pepe dan Shiba Inu (SHIB) turut mempersempit jarak valuasi kedua memecoin tersebut. Dalam 30 hari, Pepe naik 17,87%, sedangkan Shiba Inu turun 17,51%—selisih kinerja 35,38 poin persentase. Berdasarkan angka dalam materi, jarak kapitalisasi pasar keduanya menyusut menjadi sekitar US$700 juta. Agar Pepe dapat melampaui Shiba Inu dari sisi kapitalisasi pasar, nilai pasar PEPE perlu meningkat sekitar 33,5% jika kapitalisasi SHIB tidak berubah. Namun, skenario ini bukan kepastian: kapitalisasi pasar kedua aset dapat berubah bersamaan, sementara pergerakan memecoin kerap dipengaruhi sentimen, aktivitas spekulatif, dan perubahan likuiditas.
Baca Juga: Kinerja Shiba Inu Melemah, Tertinggal dari Pepe
Perbandingan volume perdagangan memperlihatkan kontras yang lebih tajam: volume Pepe disebut sekitar 14,5 kali volume Shiba Inu dalam sehari, meskipun nilai pasar kedua token relatif berdekatan. Volume yang lebih rendah dibandingkan kapitalisasi pasar dapat membuat pasar lebih sensitif terhadap transaksi besar.
Dalam kondisi likuiditas terbatas, tekanan jual yang tidak terlalu besar pun berpotensi mendorong harga turun lebih cepat; sebaliknya, berkurangnya tekanan jual atau masuknya permintaan baru dapat memicu kenaikan yang tajam. Pergerakan SHIB yang disebut menyentuh titik terendah intraday di US$0,00000448 saat pasar kripto melemah, lalu naik 1,61% setelah tekanan mereda, menggambarkan bagaimana perubahan keseimbangan pesanan dapat berdampak besar pada harga. Karena itu, volatilitas harian 7–8% dinilai masih mungkin terjadi selama volume perdagangan harian berada di kisaran 4–5% dari kapitalisasi pasar—meski kisaran tersebut merupakan perkiraan, bukan batas yang pasti.
Perkembangan Shiba Inu sejak proyeksi pada 29 Oktober juga menunjukkan perubahan kondisi pasar. Harga SHIB turun dari US$0,00000496 pada Kamis menjadi US$0,00000474, atau sekitar 4,4%. Level US$0,00000500, yang sebelumnya menjadi area tarik-menarik sejak 28 Oktober, kini berada sekitar 5,5% di atas harga yang dilaporkan. Pada saat yang sama, volume perdagangan meningkat dari US$71,5 juta menjadi US$127,3 juta. Kombinasi harga yang melemah dan volume spot yang meningkat dapat menandakan aktivitas jual yang lebih kuat, tetapi untuk memastikan arah pasar, investor tetap perlu melihat apakah kenaikan volume disertai tekanan jual berkelanjutan atau mulai diimbangi pembelian.
Bagi pelaku pasar, kondisi tersebut menegaskan pentingnya mempertimbangkan likuiditas, spread, dan volatilitas, bukan hanya harga token atau kapitalisasi pasarnya. Pada aset dengan kedalaman pasar yang tipis, penggunaan order market dapat menghasilkan harga eksekusi yang berbeda dari harga terakhir yang terlihat, terutama ketika pesanan besar masuk. Order limit memungkinkan investor menetapkan batas harga transaksi, tetapi tidak menjamin pesanan akan terpenuhi.
