ASIAWORLDVIEW – Seni tidak lagi terbatas pada galeri atau pameran, tetapi juga hadir melalui benda sehari-hari, fashion, desain, dan pengalaman kreatif. Berangkat dari gagasan tersebut, StartMoments Jakarta 2026 akan diselenggarakan pada 5–8 November 2026 di Ciputra World 2 Jakarta, Jakarta Selatan, sebagai platform yang mempertemukan seni dengan gaya hidup kontemporer. Edisi perdana ini akan menghadirkan 130 seniman dan 68 eksibitor, yang membawa berbagai bentuk ekspresi kreatif dalam satu ruang sekaligus membuka peluang bagi para kreator untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Sebagai bagian dari ekosistem ArtMoments, StartMoments memperluas pengalaman menikmati seni melalui pendekatan lintas disiplin yang mencakup seni, fashion, makanan dan minuman, desain, serta gaya hidup. Platform ini memberikan ruang bagi seniman, ilustrator, desainer, merek independen, dan pelaku industri kreatif untuk memperkenalkan karya mereka kepada audiens yang lebih luas serta menjangkau peluang pasar di luar pameran konvensional.
Baca Juga: Satyanara Hadir di Bali, Ciptakan Ruang Pertukaran Gagasan Seni dan Budaya
Sendy Widjaja, Founder dan Fair Director ArtMoments Jakarta, melihat StartMoments sebagai langkah untuk memperluas keterlibatan publik dalam dunia seni sekaligus mendukung perkembangan generasi kreatif berikutnya.
“StartMoments hadir untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi seniman, ilustrator, desainer, dan merek independen untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik. Kami ingin menghadirkan seni dalam bentuk yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, sekaligus menciptakan kesempatan bagi para kreator untuk membangun koneksi, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi bisnis mereka,” ujar Sendy Widjaja dalam konferensi pers, Kamis (5/11/2026).

Salah satu keunikan StartMoments adalah Urban Moments, sebuah curated creative marketplace yang mempertemukan seniman, ilustrator, desainer, dan wirausaha kreatif independen dalam satu platform. Mengusung semangat Art. Design. Culture. Commerce., Urban Moments menghadirkan ilustrasi orisinal, art prints, fashion, aksesori, dan merchandise yang terinspirasi dari seni, sekaligus membuka kesempatan bagi pengunjung untuk bertemu langsung dengan kreator dan mengenal cerita di balik karya mereka.
Urban Moments juga terintegrasi dengan konsep The Workplace Art Fair, yang memanfaatkan ruang rapat dan area lounge di lingkungan perkantoran modern Ciputra World 2 Jakarta sebagai ruang untuk menampilkan karya seni dan produk kreatif. Pendekatan ini mengubah ruang kerja konvensional menjadi tempat untuk berekspresi, bertukar gagasan, dan menemukan karya baru, sekaligus menunjukkan bagaimana kreativitas dapat hadir dalam keseharian dan berkembang menjadi peluang usaha yang bermakna.
“Melalui perpaduan seni dan gaya hidup, StartMoments diharapkan dapat menjadi wadah bagi para kreator untuk bereksperimen, membangun identitas, dan menjangkau audiens baru, sekaligus memperkenalkan beragam bentuk ekspresi kreatif kepada publik,” ia menambahkan.
Pada edisi perdananya, StartMoments Jakarta 2026 mengangkat tema “Faith”, yang mengeksplorasi kepercayaan terhadap masa depan, hubungan antarmanusia, kreativitas, dan kemungkinan baru. Tema ini merefleksikan proses kreatif, ketika sebuah gagasan berkembang menjadi karya dan pengalaman bersama, sekaligus mengajak pengunjung melihat seni sebagai sarana membangun makna dan mempertemukan beragam perspektif.
Salah satu program yang turut merefleksikan tema “Faith” adalah Beliefs & Matter, sebuah special exhibition yang membuka kesempatan bagi seniman untuk menampilkan karya mereka di StartMoments. Melalui proses kurasi, sebanyak 14 seniman dari berbagai kota di Indonesia terpilih untuk menghadirkan karya visual yang merepresentasikan ide, gagasan, serta nilai-nilai yang mereka yakini.
Untuk menghadirkan pengalaman yang beragam, StartMoments menyelenggarakan sejumlah program, mulai dari Makers Moments, berupa lokakarya yang memungkinkan pengunjung mencoba proses kreatif secara langsung, hingga Converse Moments, yang menghadirkan diskusi dan panel seputar seni dan industri kreatif.
Sementara itu, Wearable Art & Collectible Art Merchandise mengeksplorasi seni melalui fashion, aksesori, dan produk koleksi yang dapat menjadi bagian dari keseharian. Program lainnya, The Work Space Art Fair, menghadirkan karya seni di ruang kantor fungsional Ciputra World 2 Jakarta, lantai 51 dan 52, untuk menunjukkan bagaimana seni dapat memperkaya interior dan pengalaman di lingkungan kerja. Pengalaman pengunjung juga dilengkapi dengan Ambience Music serta Opening Night, yang mencakup pertunjukan seni, momen seremonial, penampilan DJ, dan karaoke—sebuah perayaan seni yang tidak hanya untuk dilihat, tetapi juga untuk dialami, disentuh, dan dihayati sebagai bagian dari hidup sehari-hari.

One thought on “StartMoments Jakarta 2026: Ketika Seni Keluar dari Galeri dan Masuk ke Ruang Kerja, Fashion, hingga Kopi”