Stablecoin USD Bank Global, DBS dan Citi Berlakukan Pembayaran Lintas Batas Instan

DBS dan Citi.(AI-Generated Image)

ASIAWORLDVIEW – Bank DBS dan Citi menjalin kemitraan untuk memfasilitasi pembayaran lintas batas dalam USD secara instan dan 24/7 menggunakan simpanan yang ditokenisasi. Hal ini terjadi setelah kedua bank tersebut berhasil menyelesaikan transaksi pembayaran USD pertama mereka pada akhir pekan antara Singapura dan Amerika Serikat melalui buku besar digital SWIFT.

Dalam pengumuman resmi pada 7 September, Citi dan DBS Bank mengumumkan keberhasilan pembayaran USD pertama antara Singapura dan Amerika Serikat yang dilakukan pada akhir pekan. Transaksi pembayaran lintas batas ini hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk diselesaikan, dibandingkan dengan standar industri yang biasanya memakan waktu hingga dua hari kerja.

DBS Bank dan Citi melaksanakan transaksi tersebut pada 5 September menggunakan simpanan yang ditokenisasi melalui Swift Digital Ledger. Hal ini berarti perusahaan kini dapat mentransfer USD lintas batas dalam hitungan menit, bahkan ketika sistem perbankan tradisional sedang tutup.

Hal ini memberikan kepastian yang lebih besar dan akses yang lebih cepat ke dana tunai bagi pemasok dan pelanggan di industri seperti e-commerce dan layanan digital. Selain itu, hal ini akan membantu para manajer keuangan perusahaan untuk merespons kondisi pasar yang berubah dengan lebih efektif.

Baca Juga: Tokenisasi Aset Jadi Fokus Ripple di XRP Ledger

DBS mengutip hasil survei yang menunjukkan bahwa 50% pemimpin keuangan sudah menjajaki kemampuan berbasis blockchain untuk mengelola likuiditas dan risiko valuta asing (FX). Pembayaran lintas batas keluar dari Asia diproyeksikan mencapai $24 triliun pada tahun 2033, hampir dua kali lipat dari volume tahun 2025 sebesar $13,5 triliun.

Pembayaran lintas batas antara DBS dan Citi ini mengikuti transaksi USD langsung sebelumnya yang diselesaikan Citi di Swift Ledger. Langkah ini sukses dilakukan bersama First Abu Dhabi Bank dan OCBC.

Rachel Chew, COO dan Co-Head of Digital Assets di DBS Group, mengatakan bahwa Swift Digital Ledger menjembatani sistem perbankan tradisional dengan jaringan digital yang sedang berkembang, yang menunjukkan bahwa pembayaran akhir pekan menandakan uang yang ditokenisasi telah beralih dari tahap uji coba ke penggunaan nyata.

Mridula Iyer, Kepala Layanan untuk Asia Selatan di Citi, mengatakan bahwa pemrosesan transaksi langsung pada akhir pekan bersama DBS Bank menunjukkan bahwa pembayaran lintas batas yang selalu aktif sudah menjadi kenyataan bagi klien institusional.

Citi juga telah bergabung dengan Goldman Sachs, Bank of America, dan 18 lembaga keuangan global lainnya untuk mendirikan perusahaan baru yang akan menerbitkan stablecoin dalam USD. Langkah ini juga akan bersaing dengan stablecoin USD yang sudah ada, seiring upaya bank-bank mencari alternatif yang teregulasi untuk pembayaran dan penyelesaian transaksi.

Bagi entitas korporat yang ingin membangun jalur pembayaran digital 24/7 milik mereka sendiri, bermitra dengan platform infrastruktur stablecoin terkemuka merupakan langkah awal yang krusial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *