ASIAWORLDVIEW – Dogecoin mendadak menjadi incaran investor. Para pedagang semakin gencar mengalokasikan dana untuk posisi berleverage. Padahal harga DOGE masih terpuruk di kisaran 7 sen. Kondisi ini menimbulkan ketidakseimbangan yang semakin melebar antara harga yang lemah dan meningkatnya selera risiko di pasar berjangka.
Open interest, yaitu nilai kontrak berjangka yang masih berlaku, telah naik menjadi sekitar USD1,21 miliar dari sekitar USD930 juta pada akhir Juni, menurut CoinGlass. DOGE turun hampir 3% dalam 24 jam terakhir dan anjlok hampir 70% sepanjang setahun terakhir.
Skala spekulasi ini lebih mudah dilihat jika diukur dalam koin daripada dolar. Open interest telah naik kembali ke 17,18 miliar DOGE, hanya sedikit di bawah angka 17,78 miliar yang tercatat pada Oktober 2025, meskipun DOGE kini diperdagangkan di sekitar 7 sen dibandingkan 25 sen saat itu. Posisi spekulatif telah hampir sepenuhnya pulih dalam satuan koin, meskipun nilai masing-masing koin tersebut kini kurang dari sepertiga nilainya sebelumnya.
Baca Juga: Era Memecoin Meredup, Kapitalisasi DOGE-SHIB Turun ke USD13,27 Miliar
Kontrak berjangka memungkinkan pedagang meminjam dana untuk mengambil posisi yang lebih besar daripada yang dapat mereka beli dengan modal sendiri. Meningkatnya open interest menandakan masuknya leverage baru ke pasar, meskipun hal ini sendiri tidak menunjukkan ke arah mana para pedagang bertaruh.
Namun, rasio akun tersebut memberikan gambaran yang jelas. Di bursa kripto Binance, lebih dari tiga akun memegang posisi long (atau bertaruh pada kenaikan harga) DOGE untuk setiap satu akun yang memegang posisi short (bertaruh pada penurunan harga), dan di OKX rasionya lebih dari lima banding satu.
Meskipun hal ini tidak berarti tiga kali lipat dana bertaruh pada kenaikan harga—karena setiap kontrak berjangka memiliki pembeli dan penjual—hal ini menunjukkan bahwa lebih banyak trader memilih sisi bullish sementara harga terus merosot.
Namun, posisi-posisi tersebut akan menjadi titik tekanan jika DOGE terus merosot. Taruhan dengan leverage yang kehabisan jaminan akan ditutup secara otomatis oleh bursa, yang berarti posisi tersebut akan dijual ke pasar, dan penutupan massal posisi-posisi tersebut secara bersamaan akan menambah tekanan jual baru ke pasar yang sudah sedang turun.
DOGE diperdagangkan pada level 7 sen pada sesi pagi Asia hari Kamis, turun 3%, menjadi satu-satunya aset utama yang melemah sementara pasar lainnya sedikit menguat.
