ASIAWORLDVIEW – Samsung secara resmi menggebrak pasar Indonesia dengan memboyong berbagai ponsel sekaligus pada sebuah acara di Jakarta, baru-baru ini. Mulai dari flagship lipat kelas dewa, andalan premium S-Series, hingga mid-range yang siap menguasai pasar menengah. Acara ini menjadi panggung bagi trio ponsel lipat terbaru—Galaxy Z Fold 8, Z Fold 8 Ultra, dan Z Flip 8—yang langsung dibuka pre-order-nya di Indonesia bersamaan dengan momen peluncuran global.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Samsung membawa label “Ultra” yang selama ini identik dengan seri S ke dalam keluarga foldable. Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra hadir sebagai perangkat produktivitas kelas profesional yang memakai bodi paling tipis di keluarganya—hanya 4,1 mm saat dibuka—dengan bobot 215 gram. Material Flex Titanium Display diklaim meningkatkan ketahanan layar sekaligus mengurangi tampilan lipatan yang selama ini menjadi “musuh” para pengguna foldable. Ponsel ini mengusung layar utama Dynamic AMOLED 2X 8 inci dan cover screen 6,5 inci.
Sektor kamera menjadi pembeda utama: Z Fold 8 Ultra dibekali konfigurasi yang diklaim setara dengan Galaxy S26 Ultra, terdiri dari kamera utama 200MP, ultrawide 50MP, dan telefoto 10MP. Fitur profesional seperti perekaman video 8K dengan codec APV dan Cine LUT turut disematkan. Di dalamnya berdenyut chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang diklaim 21% lebih kencang dari pendahulunya, dipadukan dengan baterai 5.000mAh berbasis teknologi silicon-carbon dan pengisian cepat 45W yang mampu mengisi dari 0 hingga 80% dalam 35 menit. Harganya? Mulai Rp32.499.000 untuk varian 12/256GB, Rp36.499.000 untuk 12/512GB, dan melambung hingga Rp44.499.000 untuk varian 16GB/1TB.
Baca Juga: Samsung Luncurkan Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 di Indonesia, Dibekali Chip Snapdragon Terbaru
Sementara, Samsung Galaxy Z Fold 8 hadir dengan pendekatan berbeda: form factor yang lebih lebar dan imersif untuk menikmati konten. Samsung menyebutnya sebagai Galaxy Z Fold paling ringan yang pernah dibuat dengan bobot hanya 201 gram.
Layar utamanya 7,6 inci dengan rasio 4:3, sementara cover screen menggunakan rasio 10:16 untuk pengalaman lebih natural saat dilipat. Ponsel ini dibekali kamera wide 50MP dan ultrawide 50MP serta fitur AI baru My FanCam yang mampu melacak subjek secara otomatis dan mengubah rekaman menjadi video vertikal siap medsos. Chipset dan baterainya sama-sama mengesankan: Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy dengan baterai 4.800mAh. Harga Z Fold 8 dimulai dari Rp28.499.000 (12/256GB), Rp32.499.000 (12/512GB), dan Rp40.499.000 (16GB/1TB).
Z Flip 8: Gaya dan AI dalam Genggaman Clamshell

Bagi pengguna yang mengutamakan gaya dan kepraktisan, Galaxy Z Flip 8 hadir sebagai ponsel lipat clamshell yang mengedepankan pengalaman AI-native. Dengan baterai 4.300mAh yang diklaim mampu memutar video hingga 32 jam, Z Flip 8 menjadi teman setia seharian penuh. Ponsel ini tersedia dalam varian 12/256GB seharga Rp19.999.000 dan 12/512GB seharga Rp23.999.000.
Trio Z Series ini hadir dalam berbagai pilihan warna. Z Fold 8 tersedia dalam Lavender (Hero), Cream, dan Graphite, Z Fold 8 Ultra dalam Violet Shadow (Hero), Cream, dan Graphite, sementara Z Flip 8 hadir dalam Pink (Hero), Cream, dan Graphite. Khusus pembelian online di Indonesia, tersedia warna eksklusif: Pistachio untuk Z Fold 8, Violet Green untuk Z Fold 8 Ultra, dan Mint untuk Z Flip 8.
Masa pre-order dibuka mulai 22 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan deretan bonus yang sulit ditolak: free upgrade kapasitas penyimpanan dari 256GB ke 512GB, total bonus hingga Rp9 juta, langganan Google AI Pro enam bulan dengan cloud 5TB, gratis penggantian screen protector dua tahun, hingga Galaxy Premier Service yang mencakup jalur prioritas di service center dan layanan pelanggan 24 jam.

