ASIAWORLDVIEW – Perimenopause dan menopause merupakan fase alami dalam kehidupan perempuan. Namun, perubahan hormonal pada fase ini masih jarang dibicarakan secara terbuka. Padahal, dampaknya dapat dirasakan pada kesehatan fisik, kondisi emosional, kualitas hidup hingga kepercayaan diri.
Untuk membuka ruang diskusi mengenai kesehatan perempuan di usia paruh baya, We Pause We Rise bersama Magnolia Collective Wellness menggelar RISE & BLOOM di Jakarta. Acara ini bertepatan dengan Hari Menopause Sedunia 2026 dan mengusung tema “Midlife Renewal Starts Here”.
RISE & BLOOM dirancang sebagai kegiatan sehari penuh yang menggabungkan edukasi kesehatan, aktivitas kebugaran, percakapan terbuka dan dukungan komunitas. Melalui kegiatan ini, perempuan diajak memahami perubahan tubuh yang dialami serta berbagi pengalaman dengan perempuan lain yang menjalani fase serupa.
Founder We Pause We Rise, Mia Lukmanto, mengatakan bahwa perimenopause dan menopause perlu dipandang sebagai bagian dari perjalanan hidup yang tetap membuka kesempatan untuk bertumbuh.
Baca Juga: Bahaya Kekurangan Zat Besi pada Perempuan
“We Pause We Rise ingin mengubah cara perempuan memandang perimenopause dan menopause. Fase ini bukanlah akhir dari perjalanan seorang perempuan, melainkan awal dari babak baru yang tetap penuh potensi, kekuatan, dan kesempatan untuk bertumbuh. Melalui RISE & BLOOM, kami ingin menghadirkan ruang yang aman bagi perempuan untuk belajar, berbagi pengalaman, dan menyadari bahwa mereka tidak harus menjalani fase ini sendirian,” tambahnya.
Dalam sesi edukasi, peserta diajak membahas berbagai aspek kesehatan perempuan, mulai dari perubahan hormonal, gejala perimenopause dan menopause. Pilihan penanganan termasuk terapi penggantian hormon atau Hormone Replacement Therapy (HRT), hingga nutrisi, kesehatan mental dan kesehatan seksual.
Melalui kegiatan ini, We Pause We Rise dan Magnolia Collective Wellness mendorong masyarakat untuk lebih terbuka membicarakan perimenopause dan menopause. Informasi kesehatan yang tepercaya, dukungan komunitas dan ruang berbagi diharapkan dapat membantu perempuan menjalani fase tersebut dengan pemahaman dan kepercayaan diri yang lebih baik.
“We Pause We Rise memulai pendekatan berbasis kepercayaan layaknya ‘sahabat tepercaya’ sebelum mereka mendapatkan informasi medis. Kami percaya bahwa ketika perempuan memiliki akses terhadap informasi yang tepat dan dukungan dari komunitasnya, mereka dapat menjalani perubahan ini dengan lebih percaya diri dan lebih berdaya,” ia menmabahkan.
Selain diskusi, RISE & BLOOM juga menghadirkan aktivitas yang menggabungkan gerak, relaksasi, ekspresi diri dan interaksi sosial. Peserta dapat mengikuti pengenalan latihan kekuatan atau strength training serta menyaksikan “Runway After 40”, peragaan busana yang merayakan kepercayaan diri dan ekspresi personal perempuan di usia matang.
