ASIAWORLDVIEW – Di panggung seni rupa Asia yang terus bergeliat, langkah Julius Baer bukan sekadar kehadiran korporat yang menempelkan nama pada sebuah acara, melainkan sebuah komitmen panjang yang telah dirajut selama dua dekade di kawasan ini. Merayakan 20 tahun kehadirannya di Asia, grup wealth management terkemuka itu kembali menegaskan dedikasinya terhadap komunitas seni rupa Indonesia dengan mendukung Art Jakarta untuk tahun kelimanya.
“Ini menjadi sebuah konsistensi yang jarang dimiliki oleh brand di ranah finansial, sekaligus sinyal bahwa seni dan pengelolaan kekayaan bisa berjalan seiring sebagai bagian dari gaya hidup yang berkelas,” sebut perwakilan Art Jakarta dalam konferensi perrs.
Dalam edisi Art Jakarta 2026, Julius Baer menghadirkan VIP Lounge yang bukan sekadar ruang istirahat bagi para tamu undangan, tetapi sebuah destinasi pengalaman yang dirancang untuk memanjakan mata, pikiran, dan kreativitas. Di sana, mereka menggandeng Handiwirman Saputra (lahir 1975), salah satu perupa kontemporer Indonesia yang telah diakui secara internasional, sosok yang dikenal lewat kemampuan magisnya mengolah material sehari-hari menjadi karya seni yang memikat, reflektif, dan penuh kejutan visual.
Baca Juga: Art Jakarta 2026: Pameran Seni Rupa Kontemporer Terbesar Asia Tenggara
Sementara, Handiwirman seolah mengajak kita melihat ulang benda-benda yang akrab di sekitar kita. Bukan sebagai objek biasa, melainkan sebagai bahan yang menyimpan cerita, tekstur, dan kemungkinan estetis yang tak terduga.
Bersamaan dengan penampilan seri terbarunya, Penampang Taut Berpilin, serta sejumlah lukisan barunya, Handiwirman menghadirkan sebuah karya aktivasi interaktif bertajuk Kuasa Alam (The Might of Nature), di mana para tamu diajak untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga peserta dalam proses kreatif. Dalam aktivitas ini, pengunjung dapat mengkustomisasi art print mereka sendiri—sebuah pengalaman personal yang mendorong ekspresi kreatif, sekaligus merayakan hubungan intim antara individu dan alam.
Bayangkan masuk ke dalam lounge yang atmosfernya hangat dan premium, lalu menemukan diri Anda terlibat dalam permainan bentuk, warna, dan makna yang lahir dari inspirasi alam; itu adalah momen di mana seni tidak lagi berjarak, melainkan menyentuh, melibatkan, dan meninggalkan kesan. Bagi Julius Baer, kolaborasi ini bukan hanya soal memamerkan karya, tetapi juga tentang menciptakan ruang temu antara nilai-nilai kemuliaan, keindahan, dan keberlanjutan—tiga hal yang sejalan dengan filosofi wealth management yang menekankan warisan, pertumbuhan, dan apresiasi terhadap hal-hal yang bernilai tinggi.
