Inggris Serius Masuk Era Tokenisasi Saham

London Stock Exchange

ASIAWORLDVIEW – Bursa Efek London (LSEG) dan Payward, pemilik bursa kripto Kraken, menyatakan akan menghadirkan saham-saham perusahaan-perusahaan terdaftar terbesar di Inggris ke dalam blockchain. Negara tersebut makin serius menggunakan aset digital.

Dalam beberapa minggu mendatang, 100 perusahaan terbesar yang terdaftar di LSE akan tersedia di kerangka kerja ekuitas yang ditokenisasi xStocks milik Payward. Token-token tersebut, atau xStocks, merupakan versi yang didukung satu-ke-satu dari saham aslinya yang dapat diperdagangkan 24/7 di bursa terpusat, dompet yang dikelola sendiri, dan di berbagai aplikasi on-chain.

Proyek ini mencerminkan pergeseran yang telah berlangsung setidaknya selama dua tahun di pasar publik lainnya: menokenisasi aset dunia nyata seperti saham, obligasi, dan komoditas, kemudian menerbitkan versi berbasis blockchain yang dapat diperdagangkan lebih mudah daripada instrumen aslinya.

Saham yang disimpan di akun pialang tradisional diselesaikan selama jam bursa dan diproses melalui serangkaian perantara dalam proses yang dapat memakan waktu berhari-hari. Versi tokenisasinya dapat dipindahkan secara instan, 24/7, ke dompet yang dikelola sendiri atau protokol DeFi, sambil tetap mengikuti harga dasar yang sama.

Baca Juga: Inggris Perkuat Inovasi Pembayaran Digital, Bank of England Resmi Dapat Mandat

Langkah ini memperluas kerangka kerja yang sudah berkembang pesat. Dalam waktu kurang lebih satu tahun, xStocks telah menghasilkan total volume perdagangan lebih dari $40 miliar. Hampir $20 miliar dari volume tersebut diselesaikan secara on-chain, dan produk-produk tersebut kini memiliki lebih dari 200.000 pemegang, kata Payward.

Kesepakatan ini juga berarti saham-saham yang terdaftar di Inggris akan dapat menjangkau basis investor di lebih dari 110 negara melalui jaringan blockchain. Namun, xStocks saat ini belum tersedia bagi investor yang berbasis di Inggris.

Tergantung pada persetujuan regulator, LSE menyatakan akan mulai mendaftarkan xStocks dan mendukung perdagangannya di LSE 24, platform 24 jam yang baru-baru ini diumumkan, yang pada akhirnya akan mencakup saham yang ditokenisasi dari AS, UE, Inggris, dan Hong Kong, serta kelas aset tambahan seiring perluasan kerangka kerja tersebut.

Kedua perusahaan juga menyatakan akan mengeksplorasi token ekuitas yang diterbitkan secara native oleh LSE, yang memungkinkan anggota LSE menerbitkan dan mengelola saham secara langsung di blockchain, dengan fungibilitas penuh serta hak yang sama seperti saham tradisional.

“Selama bertahun-tahun, anggapan umum adalah bahwa kripto dan keuangan tradisional berada di jalur tabrakan, dan salah satunya harus kalah. Itu bukanlah kisah sebenarnya,” kata Arjun Sethi, co-CEO Payward, dalam sebuah pernyataan.

Para pelaku industri kini sedang mencari cara untuk menggunakan aset yang ditokenisasi sebagai jaminan produktif, membuka likuiditas dan penciptaan kredit dengan cara yang mirip dengan penggunaan surat utang pemerintah (Treasuries) dalam keuangan tradisional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *