ASIAWORLDVIEW – HUAWEI Mate 90 Series telah genap 10 hari sejak peluncurannya, dan varian-varian teratasnya menunjukkan hasil penjualan yang mengesankan. Perusahaan telah mengirimkan sejumlah besar unit Mate 90 tak lama setelah pengiriman dimulai pada 1 Oktober 2026.
Menurut laporan RDObservation di Weibo, HUAWEI Mate 90 Series telah berada di pasar selama 10 hari dan mencapai hasil penjualan yang menggembirakan. Hingga saat ini, perusahaan telah mengirimkan sekitar 270.200 unit, dan angka tersebut terus bertambah seiring berjalannya waktu. Pencapaian ini menunjukkan bahwa antusiasme pasar terhadap lini flagship terbaru perusahaan teknologi asal China itu tetap kuat, meskipun harga perangkat di segmen premium cenderung tinggi dan persaingan di pasar smartphone global semakin ketat.
Sebagai perbandingan, HUAWEI Mate 80 Series yang merupakan generasi sebelumnya telah melampaui 9,5 juta unit dalam penjualan dan semakin mendekati target utamanya, yakni 10 juta unit pengiriman. Angka ini memberikan konteks penting untuk menilai performa Mate 90 Series: jika Mate 80 mampu mendekati 10 juta unit dalam siklus hidupnya, maka pertanyaan yang menarik adalah apakah Mate 90 Series dapat mencapai tonggak serupa atau bahkan lebih cepat.
Dari sisi teknologi, Kirin 9050 Pro chip menjadi salah satu faktor kunci di balik popularitas Mate 90 Series di pasar. Chip ini merupakan hasil pengembangan Huawei yang terus berupaya memperkuat kemandirian teknologi di tengah berbagai tekanan eksternal. Selain performa chip, faktor lain yang mendorong popularitas adalah tampilan atau desain perangkat.
Baca Juga: HUAWEI Naikkan Harga Smartphone di Tengah Tekanan Kelangkaan Komponen, Xiaomi Ikut Menyusul
Model Mate 2026 memiliki panel belakang yang stylish dengan sentuhan modul kamera khas HUAWEI menciptakan identitas visual yang mudah dikenali dan membedakannya dari kompetitor. Desain bukan sekadar soal estetika; dalam pasar smartphone premium, bahasa desain menjadi salah satu pembeda utama yang memengaruhi keputusan pembelian, terutama di segmen konsumen yang menghargai status dan eksklusivitas.
Highlight lain dari Mate 90 Series meliputi baterai yang lebih besar dibandingkan perangkat tahun 2025 serta peningkatan pada sektor kamera. Huawei secara signifikan meningkatkan aspek fotografi pada perangkat yang baru diluncurkan. Peningkatan ini mencakup peningkatan sensor, pemrosesan gambar berbasis AI, serta optimalisasi perangkat lunak yang memungkinkan pengguna menghasilkan foto berkualitas tinggi dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Selain itu, teleconverter Ruiying Z10 yang baru diluncurkan membawa pengalaman pengambilan foto ke tingkat berikutnya. Teleconverter ini memungkinkan pengguna memperoleh jarak fokus yang lebih panjang tanpa mengorbankan kualitas gambar, sebuah fitur yang sangat relevan bagi penggemar fotografi mobile yang menginginkan fleksibilitas tanpa harus membawa peralatan tambahan yang berat.
Peluncuran Mate 90 Series mulai menarik perhatian pada Mei tahun ini, ketika HUAWEI mengumumkan teknologi Tau Scaling Law dan LogicFolding chip. Ini adalah pertama kalinya perusahaan menggunakan kedua konsep tersebut untuk ponsel mereka. Tau Scaling Law dan LogicFolding merupakan pendekatan inovatif dalam desain dan manufaktur chip yang memungkinkan peningkatan kepadatan transistor, efisiensi daya, dan performa secara keseluruhan.
Pengembangan teknologi chip internal menjadi semakin krusial mengingat pembatasan akses terhadap teknologi semikonduktor tertentu dari pihak eksternal. Keberhasilan mengimplementasikan teknologi ini pada Mate 90 Series tidak hanya berdampak pada performa perangkat, tetapi juga memperkuat narasi Huawei sebagai perusahaan yang mampu berinovasi secara mandiri di tengah keterbatasan.
