ASIAWORLDVIEW – Harga Ethereum meroket melampaui USD2.000, mencapai level tersebut untuk pertama kalinya sejak 2 Juni. Penerobosan ini memperkuat reli mata uang kripto secara luas yang dipimpin oleh Bitcoin, yang sempat mendekati USD70.000 selama sesi perdagangan yang ramai.
Sentimen pasar juga didukung oleh rencana Departemen Keuangan Amerika Serikat untuk meningkatkan pembelian kembali utang jangka panjang. Usulan tersebut dipandang oleh para investor sebagai suntikan likuiditas bagi Bitcoin dan aset berisiko lainnya. Meningkatnya ekspektasi likuiditas dan likuidasi posisi short skala besar berkontribusi pada kenaikan nilai aset digital utama.
Harga ETH telah naik 8% dalam 24 jam terakhir dan saat ini diperdagangkan di sekitar USD2.080 setelah menembus batas tersebut. Token ini mencapai puncak intraday di USD2.089 setelah sebelumnya turun ke USD1.905 pada awal sesi.
Peningkatan ini memperluas pemulihan Ethereum pada bulan Agustus setelah dua kuartal yang sulit. ETH telah naik 31,1% selama kuartal ketiga, melampaui penurunan 25,3% yang dialaminya pada kuartal kedua.
Baca Juga: Debat Ekonomi Staking Ethereum Memanas, Ether.fi Ambil Langkah Strategis
Kinerja tersebut menempatkan Ethereum pada kuartal positif pertamanya di tahun 2026. Meskipun demikian, mempertahankan harga di atas USD2.000 sangat penting untuk menjaga momentum dan mendukung langkah maju berikutnya.
Harga Bitcoin melonjak melampaui USD68.000 dan kemudian mencapai puncak di USD69.700, level tertinggi pertamanya dalam lebih dari dua bulan. Mata uang kripto ini naik USD4.400 dalam waktu 50 menit saat para pedagang bergegas menutup posisi bearish.
Menurut data CoinGlass, sekitar 1,31 miliar posisi mata uang kripto dijual hanya dalam satu jam. Posisi short menyumbang USD1,23 miliar dari jumlah tersebut, yang menunjukkan betapa ketatnya reli ini.
Jumlah likuidasi mencapai sekitar 1,57 miliar, yang terdiri dari 1,41 posisi short, dalam periode 24 jam. Sekitar 114.038 trader mengalami likuidasi dalam pergerakan ini.
Likuidasi tunggal terbesar melibatkan posisi perpetual ETHUSDT senilai USD32,18 juta di Bitget. Solana, BNB, Dogecoin, dan Cardano menguat seiring meningkatnya optimisme di pasar kripto.
Open interest pada derivatif Ethereum melonjak hampir 10% dalam waktu kurang dari 24 jam, menandakan posisi yang diambil oleh trader yang menggunakan leverage. Meningkatnya open interest dapat meningkatkan daya tahan posisi jika permintaan tetap kuat, namun juga meningkatkan risiko likuidasi jika terjadi pembalikan arah.
Ethereum harus membentuk support di atas USD2.000 untuk mempertahankan pemulihan ini. Aliran dana ETF lebih lanjut dan penguatan pasar dapat mendorong upaya untuk mencapai area resistensi yang lebih tinggi.
Harga Ethereum Menembus $2.000 untuk Pertama Kalinya Musim Panas Ini: Akankah Kenaikan Berlanjut?
ETF spot Ethereum juga mencatat arus masuk harian sebesar USD71,47 juta. Total asetnya mencapai 10,83 miliar, dengan permintaan institusional yang mendukung penembusan harga tersebut.
Namun, harga langsung menemui hambatan tepat di atas USD2.100, setelah sempat menyentuh level tertinggi intraday di 2.103.Indeks Kekuatan Relatif (RSI) naik menjadi 87,41, dan Ethereum berada jauh di dalam zona overbought.
