Caviar Rilis iPhone Black Edition, Harga Mulai Rp189 Juta

ASIAWORLDVIEW – Caviar kembali membuat gebrakan di segmen ultra-premium dengan mengumumkan koleksi Black Edition yang menargetkan tiga perangkat Apple terbaru: iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo—versi foldable Apple. Seperti biasa, Caviar tidak sekadar mengganti warna atau menempelkan lapisan emas; mereka membongkar ulang bagian eksterior perangkat dan menawarkan sesuatu yang jauh lebih niche, yakni desain serba hitam total dengan beberapa varian yang benar-benar menghilangkan modul kamera belakang secara fisik.

Dua model paling menonjol adalah Supersonic iPhone 18 Pro dan Ultimate iPhone Duo. Keduanya menyingkirkan tonjolan kamera belakang dan menggantinya dengan panel datar tanpa gangguan yang terbuat dari titanium aerospace-grade.

Tidak berhenti di situ, Caviar juga menonaktifkan kamera depan pada level hardware. Menurut perusahaan, desain tanpa kamera ini ditujukan untuk pengguna di lingkungan korporat atau pemerintahan yang sangat ketat, tempat perangkat dengan kamera dilarang masuk. Jadi, ini bukan sekadar pernyataan gaya, melainkan solusi fungsional bagi segmen yang membutuhkan kepatuhan keamanan tinggi.

Baca Juga: Caviar Umumkan Mahakarya Langka iPhone 18: Body Dilapisi Emas 24K, Harga Mulai Rp130 Juta-an

Secara estetika, tanpa lensa, bagian belakang ponsel menjadi sekadar lempengan logam datar. Supersonic memakai satin finish untuk menekan pantulan cahaya, sementara Ultimate iPhone Duo memiliki vertical brushing yang warnanya bergeser antara hitam dan grafit tergantung sudut cahaya. Keduanya menampilkan logo Apple flush hitam yang menyatu dengan chassis, menciptakan tampilan monolitik yang benar-benar menyatu.

Bagi yang tetap ingin memotret, Caviar menyediakan empat model lain: Versus, Titanium, Signature, dan Prestige. Model-model ini mempertahankan hardware kamera Apple standar, tetapi mengganti bagian belakang kaca pabrik dengan material seperti kulit buaya hitam, sekrup titanium terbuka, dan pelapisan emas 999. Signature dan Prestige secara khusus memakai V-shaped gold inserts untuk menciptakan kontras terhadap kulit hitam dan logam.

Desainnya cenderung lugas, mengandalkan perbedaan tekstur material ketimbang warna-warna mencolok. Yang perlu dicatat, semua modifikasi eksterior ini tidak mengubah spesifikasi pemrosesan internal, baterai, atau software dari iPhone dasar. Artinya, pengguna murni membayar untuk chassis custom dan produksi terbatas, bukan peningkatan performa.

Dari sisi harga dan ketersediaan, Caviar hanya memproduksi 19 unit untuk setiap model. Harga dimulai dari USD10.560 atau sekitar Rp189 juta untuk Versus iPhone 18 Pro berbalut kulit. Setiap perangkat dikirim dalam kotak khusus yang bisa dikunci lengkap dengan koin komemoratif berlapis emas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *