Caviar Odyssey: Ray-Ban Wayfarer Jadi Kacamata Mewah Berbalut Emas

Caviar

ASIAWORLDVIEW Caviar, perusahaan kustomisasi asal Rusia yang terkenal dengan sentuhan kemewahan ekstrem pada gadget, kembali membuat gebrakan di dunia wearable technology. Kali ini, target mereka adalah kacamata pintar Ray-Ban Wayfarer II, yang disulap menjadi sebuah pernyataan gaya yang tak terlupakan melalui koleksi terbaru yang bertajuk Odyssey. Bagi para kolektor barang mewah dan pencinta aksesori eksklusif, ini bukan sekadar kacamata, melainkan perpaduan antara teknologi modern dan seni perhiasan klasik, di mana setiap goresan tangan pengrajin menceritakan sebuah kisah tentang dedikasi dan kemewahan.

Koleksi Odyssey hadir dalam dua varian yang sama-sama memikat. Model standar Odyssey memanjakan mata dengan pelat dekoratif berlapis emas 24 karat yang ditempelkan pada bingkai hitam ikonik Wayfarer. Sementara bagi Anda yang menginginkan sesuatu yang lebih berani, Odyssey Silver hadir dengan sisipan perak sterling 22 karat yang elegan.

Tidak ada yang dibuat secara massal; setiap aksen logam ditempa, diukir, dan dipoles dengan tangan oleh para pengrajin, menghadirkan motif-motif Yunani kuno yang sarat makna. Sentuhan bintang berenamel hitam pada bagian pelipis menambahkan dimensi artistik yang membuat kacamata ini terlihat seperti artefak modern. Eksklusivitasnya pun dijamin ketat: Caviar hanya memproduksi 24 unit untuk masing-masing varian, sebuah angka yang secara simbolis merujuk pada 24 buku epik Homer, menjadikannya barang koleksi yang sangat terbatas dan bernilai seni tinggi.

Baca Juga: Indonesia Jadi Tuan Rumah Asia-Pacific Salsa Summit 2026

Tak hanya kacamatanya yang mendapat perlakuan istimewa, kotak charging-nya pun ikut bertransformasi menjadi aksesori mewah tersendiri. Caviar membungkus kotak standar Ray-Ban dengan kulit buaya hitam yang eksotis, serta menambahkan lambang khas Caviar pada bagian pengaitnya, menciptakan pengalaman unboxing yang tak terlupakan. Namun di balik semua kemewahan visual ini, jantung teknologi kacamata pintar ini tetap dipertahankan seperti versi standarnya.

Anda masih dapat menikmati semua fitur cerdas Ray-Ban Wayfarer II, mulai dari kamera internal untuk mengabadikan momen, speaker audio untuk mendengarkan musik, hingga kontrol sentuh dan asisten suara AI yang memudahkan aktivitas sehari-hari. Hal yang membedakan hanyalah balutan mewah yang kini membuat setiap kali Anda memakainya, Anda tidak hanya terhubung dengan dunia digital, tetapi juga membawa sepotong sejarah dan kemewahan yang langka.

Tentu saja, untuk memiliki salah satu dari 48 unit koleksi Odyssey ini, Anda harus merogoh kocek yang tidak sedikit. Varian emas 24 karat dibanderol dengan harga USD6.130 atau sekitar Rp109 juta-an. Sementara versi perak sterling 22 karat sedikit lebih mahal di USD6.840 atau Rp121 juta.

Meskipun Caviar belum merinci berapa bobot tambahan yang diberikan oleh aksen logam ini—sebuah faktor penting untuk kenyamanan kacamata sehari-hari—daya tariknya sebagai simbol status dan investasi seni jelas tak terbantahkan. Bagi mereka yang menganggap teknologi dan perhiasan sebagai dua sisi dari gaya hidup premium yang sama, Caviar Odyssey adalah jawaban atas hasrat akan keunikan, kualitas, dan cerita di balik setiap aksesori yang dikenakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *