Altcoin Melemah, Ethereum Justru Berhasil Bertahan

Deretan koin kripto.

ASIAWORLDVIEW – Pergerakan altcoin utama, Senin (3/8/2026), menunjukkan hasil yang beragam dengan kecenderungan pelemahan yang cukup terasa di jajaran aset berkapitalisasi besar. Ethereum (ETH) misalnya, terkoreksi tipis sebesar 1,02% ke level USD1.855,66. Harga ini masih tercatat lebih tinggi dari posisi terendahnya dalam sepekan terakhir, yang mengindikasikan adanya support kuat di kisaran USD1.800.

Sementara itu, BNB hanya melemah 0,27% ke USD582,68, sebuah koreksi minor yang menegaskan bahwa aset ini masih berada dalam fase konsolidasi sehat setelah reli sebelumnya, dengan level resistensi psikologis di USD600 yang belum mampu ditembus secara konsisten.

Penurunan paling dalam di antara altcoin utama justru dialami oleh XRP yang ambles 1,08% ke USD1,07, sebuah kejutan mengingat sentimen positif sempat muncul dari pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai potensi kesepakatan dengan Iran yang seharusnya menjadi katalis bullish bagi aset berbasis pembayaran lintas batas tersebut. Namun efeknya ternyata hanya berumur pendek karena aksi ambil untung dan kekhawatiran makroekonomi kembali mendominasi.

Baca Juga: Malaysia Bongkar Penambangan Kripto Ilegal, Rugikan Negara Setara Rp228 Miliar

Solana (SOL) ikut tertekan 0,94% ke USD72,85, masih terperangkap di bawah level resistensi utama USD75 yang membatasi ruang geraknya untuk menguat lebih lanjut, sementara TRON (TRX) melemah 0,56% ke USD0,32, sejalan dengan tren negatif yang melanda mayoritas aset kripto.

Di sisi lain, dua stablecoin raksasa, USDT dan USDC, tetap stabil di sekitar USD0,99 dengan perubahan nyaris nol, sesuai dengan fungsinya sebagai jangkar stabilitas di tengah volatilitas pasar. Sementara itu, World Liberty Financial (WLFI) dan aset berlabel “Promosi Sensasional” juga mencatat penurunan kecil masing-masing sekitar -0,40% hingga -0,28%, mencerminkan minimnya sentimen positif bagi aset-aset berkapitalisasi lebih kecil yang rentan terhadap tekanan likuiditas.

Secara keseluruhan, pasar kripto hari ini masih dibayangi oleh sentimen netral-ke-hati-hati, sebagaimana tercermin dari Indeks Altcoin Season dari CoinMarketCap yang berada di angka 57—indikasi bahwa pasar belum sepenuhnya memasuki fase “musim altcoin” di mana aset-aset digital di luar Bitcoin secara konsisten mengungguli sang raja kripto; angka ini menegaskan bahwa meskipun peluang di altcoin tetap terbuka, Bitcoin masih memegang pengaruh dominan yang signifikan.

Beberapa faktor eksternal turut mempengaruhi pergerakan ini, termasuk faktor geopolitik: pernyataan Presiden Trump mengenai pembicaraan damai dengan Iran sempat memicu optimisme jangka pendek yang mendorong harga, namun efeknya tidak bertahan lama karena XRP dan aset lainnya kembali tertekan oleh aksi jual.

Di samping itu, insiden peretasan dompet Coldcard yang mencuri sekitar 1.300 BTC juga menambah sentimen negatif dan meningkatkan kewaspadaan pelaku pasar terhadap risiko keamanan. Di tengah pelemahan mayoritas altcoin utama, beberapa sektor dan aset justru mencatatkan kinerja positif yang menonjol, seperti sektor SocialFi yang tumbuh 1,18% dengan token Gram (GRAM) dan Chiliz (CHZ) ikut terdorong naik, serta sektor Layer 1 yang menguat 0,94%.

Kondisi tersebut didorong oleh kenaikan Cardano (ADA) sebesar 5,08% dan Algorand (ALGO) sebesar 7,84%. Ethena (ENA) menjadi salah satu altcoin dengan performa terbaik, melonjak 11,48%, sementara Avalanche (AVAX) juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 5,35%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *