ASIAWORLDVIEW – Tren pariwisata di tahun 2025 semakin mengarah pada pengalaman yang lebih intimate dan bermakna. Fokus pada keberlanjutan dan dampak positif bagi lingkungan serta masyarakat lokal.
Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar)
RI, Ni Luh Puspa. Menurutnya, konsep quality tourism dan sustainable tourism, yang tidak hanya mengejar kuantitas kunjungan, tetapi juga nilai dan kualitas dari pengalaman
wisata itu sendiri.
“Kami juga melihat potensi besar dari pengembangan desa wisata berbasis komunitas sebagai salah satu pilar penting. Dengan pendekatan ini, manfaat pariwisata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial,” ia mengatakan.
tiket.com dan Kemenpar RI menyepakati adanya pergeseran dalam tren wisata. Komitmen bersama untuk pariwisata berkelanjutan kesamaan visi terhadap pentingnya pariwisata yang bertanggung jawab menjadi landasan utama sinergi ini.
Baca Juga: BCA tiket.com Travel Fair 2025 Tingkatkan Pariwisata di Indonesia
“Kami mengapresiasi kolaborasi tiket.com bersama Kementerian Pariwisata RI selama 4 tahun belakangan ini.
Tren pariwisata saat ini telah bergeser, wisatawan kini semakin mencari pengalaman yang lebih intimate dan bermakna, dengan fokus pada dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat lokal,” pungkas Ni Luh Puspa.
Sementara, Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, Gaery Undarsa menyatakan, “Dengan semangat yang selaras bersama Kemenpar RI, tiket.com berkomitmen untuk melanjutkan peran sebagai mitra strategis dalam mengembangkan pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi masyarakat. Sinergi ini turut melengkapi dan memperkuat posisi kedua belah pihak terutama melalui pemanfaatan data yang menjadi dasar perumusan kebijakan dan arah regulasi yang lebih tepat
sasaran.”
