ASIAWORLDVIEW – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti bahwa pemerintah telah memobilisasi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk infrastrutur di Indonesia. Selain itu, berkontribusi pada pengembangan tempat-tempat wisata dan jalan tol di seluruh Indonesia.
Dalam posting Instagram-nya, dikutip di sini pada hari Rabu (2/4/205), menteri menarik perhatian ke daerah wisata di sepanjang Sungai Kesek di Distrik Kendal, Provinsi Jawa Tengah, yang menerima Rp250 juta dari APBN sebagai modal resmi.
“Objek wisata ini menawarkan berbagai kegiatan yang dapat kita nikmati, seperti belajar cara membuat gula aren,” katanya.
Ia mengatakan bahwa daerah wisata telah menghasilkan manfaat ekonomi bagi penduduk desa Sriwulan sejak diluncurkan pada Mei 2022. APBN juga berkontribusi pada pembangunan jalan tol Batang-Semarang, yang terkenal karena jembatan berwarna merah yang membentang di atas Sungai Kuto.
Baca Juga: Beban Hidup dan Ekonomi Masyarakat Indonesia Terus Bertambah
“Jalan Tol Batang-Semarang adalah bagian dari jalan tol Trans Java dan membentang 75 kilometer melintasi distrik Batang, distrik Kendal, dan Kota Semarang. Infrastruktur ini telah memungkinkan untuk peningkatan konektivitas dengan durasi perjalanan yang lebih pendek,” katanya.
Meskipun tidak mengungkapkan jumlah alokasi APBN, Menteri mencatat bahwa jalan tol dikembangkan melalui kemitraan publik-swasta.
Ia mengatakan bahwa pada 20 Maret 2025, negara telah menggunakan Rp906,24 miliar untuk mengembangkan jalan tol Padang-Sicincin di provinsi Sumatra Barat. Jalan tol 35,9 kilometer, yang mengurangi waktu perjalanan sekitar 25 menit, untuk sementara dibuka untuk memudahkan lalu lintas selama musim liburan 2025 Idul Fitri.
