ASIAWORLDVIEW – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa harga komoditas pangan di akan kembali normal satu minggu setelah Idul Fitri. Perkiraan itu terjadi setelah laporan dari kementerian terkait.
Ia menjelaskan bahwa lonjakan harga makanan saat ini mengalami kenaikan merupakan hal yang normal selama periode Idul Fitri. Kondisi ini terjadi akibat beberapa distributor dan penjual mengambil liburan atau kembali ke kota asal mereka untuk merayakan Idul Fitri.
“Seminggu setelah Idul Fitri, harga akan dinormalisasi. Jangan kaget jika harga tinggi hari ini. Sulit untuk menemukan sayuran hari ini, jadi mereka pasti akan mahal. Distributor dan pabrik juga sedang berlibur,” katanya.
Baca Juga: Suasana Idul Fitri Meredup, Harga Bahan Pokok Meroket
Ia menyatakan bahwa meskipun sedikit kenaikan harga komoditas pangan, stok semua komoditas yang diperlukan oleh publik selama Idul Fitri aman dan diatur dengan baik.
“Stoknya aman, tersedia, dan harga cukup terkontrol,” katanya.
Sebelumnya, Komisi Pengawas Kompetisi Bisnis (KPPU) melaporkan bahwa stok komoditas pangan yang diperlukan oleh publik menjelang Idul Fitri aman meskipun rata-rata mengalami kenaikan harga.
Hharga cabai telah meningkat secara signifikan di hampir semua wilayah di Indonesia. Harga cabai di pasar tradisional di Bandung mencapai Rp115 ribu per kilogram, kenaikan 53 persen.
