ASIAWORLDVIEW – Kongres Amerika Serikat (AS) bergerak cepat dengan upaya untuk mengatur industri mata uang kripto, dengan fokus khusus pada stablecoin. RUU stablecoin baru telah diperkenalkan di Dewan Perwakilan Rakyat, melanjutkan upaya legislatif sebelumnya tentang regulasi stablecoin.
RUU ini bertujuan untuk memberikan panduan yang lebih jelas tentang bagaimana perusahaan dapat menerbitkan token digital berdenominasi dolar dan menyiapkan panggung untuk pengawasan kripto yang lebih luas.
Dewan Perwakilan Rakyat AS telah bergerak maju dalam upaya regulasi aset digital setelah mempublikasikan teks RUU stablecoin ke publik. Dua anggota kongres, Bryan Steil dan French Hill memperkenalkan undang-undang stablecoin, yang menentukan aturan untuk token digital yang mengikat nilainya dengan dolar AS.
Baca Juga: Donald Trump Desak Kongres AS Sahkan Legislasi Stablecoin
Steil yang memimpin panel kripto Komite Jasa Keuangan menyatakan bahwa RUU tersebut berfungsi untuk menyatukan kerangka kerja legislatif stablecoin antara DPR dan Senat.
Legislasi yang dikenal sebagai Stablecoin Transparency and Accountability for a Better Ledger Economy (STABLE Act) ini mengikuti perkembangan peraturan aset digital yang sedang dikembangkan oleh Kongres. Menurut Hill, RUU ini merupakan bagian dari program ekstensif untuk menetapkan kejelasan peraturan untuk operasi mata uang kripto. Dia menyatakan bahwa RUU tersebut bertujuan untuk menetapkan peraturan keuangan yang mengharuskan perusahaan stablecoin untuk menjaga transparansi sekaligus melindungi konsumen dan sistem.
Perwakilan Tom Emmer, seorang pendukung kripto di Kongres, mencatat bahwa meskipun kedua RUU tersebut agak mirip tetapi memiliki fitur yang berbeda, perbedaan tersebut tidak signifikan dan dapat dipilah-pilah saat RUU tersebut berkembang melalui prosedur legislatif.
Anggota parlemen berharap dapat mengesahkan undang-undang stablecoin dalam beberapa minggu ke depan, terutama setelah arahan Presiden AS Donald Trump mengenai regulasi stablecoin. Emmer tetap optimis bahwa RUU tersebut akan selesai pada bulan Agustus. Momentum ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas di Kongres untuk memberikan lebih banyak stabilitas dalam regulasi mata uang kripto sehingga perusahaan dan pengguna memiliki kerangka kerja yang lebih baik untuk diikuti.
