Alasan Harga Bitcoin Bisa Turun Drastis di Bawah USD10.000?

crypto

ASIAWORLDVIEW – Harga Bitcoin sangat tidak dapat diprediksi akhir-akhir ini, dengan fluktuasi mengisyaratkan adanya potensi tren penurunan. Saat ini diperdagangkan di bawah angka signifikan USD85.000, Bitcoin siap untuk mengalami kejatuhan yang parah. Prediksi analis Bloomberg, Mike McGlone, baru-baru ini telah memicu kewaspadaan, karena ia memperingatkan kemungkinan jatuhnya Bitcoin ke USD10 ribu.

Di tengah prediksi yang beragam mengenai masa depan Bitcoin, peringatan McGlone telah menarik perhatian yang signifikan, sehingga mendorong para investor dan trader untuk berhati-hati. Mari kita telusuri berbagai perspektif para ahli mengenai potensi tren harga Bitcoin.

Dalam analisis bearish baru-baru ini, Mike McGlone, seorang analis Bloomberg, berbagi wawasan tentang potensi tren turun harga Bitcoin. McGlone memberikan gambaran suram mengenai tren Bitcoin di masa depan, dengan memproyeksikan kemungkinan penurunan ke level terendah USD10.000.

Baca Juga: Rebound Harga Dogecoin, Merosot Lebih dari 9%

Secara khusus, analis tersebut menyarankan bahwa tren bearish telah dimulai. Dia menambahkan bahwa pasar risiko menunjukkan bukti overheating sementara emas naik. McGlone lebih lanjut mencatat,

Di utas X lainnya, analis Bloomberg menyatakan bahwa penciptaan Bitcoin pada tahun 2009 bertepatan dengan titik terendah pasar saham selama krisis hipotek. Ia menambahkan bahwa Bitcoin telah mempelopori “salah satu reli aset berisiko terbesar dalam sejarah” sejak saat itu. Hal ini menyiratkan bahwa para analis melihat Bitcoin sebagai aset yang dinilai terlalu tinggi dan akan mengalami koreksi yang signifikan.

Selain itu, McGlone menyoroti peluncuran ETF Bitcoin yang inovatif dan pendekatan pro-kripto dari Presiden Donald Trump. Ia berpendapat bahwa harga Bitcoin telah mencapai puncak gelembung yang mengingatkan kita pada era dot-com.

Memperkuat prediksi McGlone, analis seperti CryptoCove menegaskan bahwa tren bearish Bitcoin akan terus berlanjut. CryptoCove memperkirakan penurunan harga Bitcoin ke kisaran USD70 hingga USD75 ribu. Prediksi ini didukung oleh adanya pola rising wedge pada grafik harga BTC, yang menurut analis tersebut merupakan bear flag.