Menu Buka Puasa Unik dari Berbagai Negara, Kolak hingga Baklava

Berbuka puasa.(Pexel)

ASIAWORLDVIEW – Buka puasa adalah momen spesial dan dinanti-nantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia selama bulan Ramadan. Buka puasa menandai berakhirnya puasa harian dari fajar hingga matahari terbenam. Momen ini bukan hanya tentang mengisi kembali energi tubuh, tetapi juga tentang refleksi spiritual, rasa syukur, dan kebersamaan.

Secara tradisional, buka puasa dimulai dengan makan kurma dan minum air putih, mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW. Ini biasanya diikuti dengan makan yang mencakup berbagai hidangan, yang dapat sangat bervariasi tergantung pada tradisi budaya dan daerah.

Buka Puasa tradisi unik di berbagai budaya, masing-masing memiliki makanan khas yang unik.

Baca Juga: Ajaran Nabi Muhammad SAW saat Berbuka Puasa: Beberapa Butir Kurma atau Seteguk Air

Di Indonesia, Buka Puasa sering dirayakan dengan berbagai makanan tradisional seperti Kolak (hidangan penutup yang terbuat dari santan, gula aren, dan pisang atau ubi jalar), Gorengan (camilan goreng), dan es buah (koktail buah). Keluarga dan teman berkumpul untuk berbuka puasa bersama, dan banyak masjid dan pusat komunitas menawarkan makanan gratis bagi mereka yang membutuhkan.

Kolak pisang, makanan yang biasa dikonsumsi masyarakat untuk berbuka puasa.(freepik)
Kolak pisang, makanan yang biasa dikonsumsi masyarakat untuk berbuka puasa.(freepik)

Mirip dengan Indonesia, Malaysia sering berbuka puasa dengan kurma dan minuman manis bernama Sirap Bandung (sirup mawar dicampur dengan susu). Ini diikuti oleh makanan yang mencakup hidangan seperti Nasi Lemak (nasi kelapa dengan berbagai iringan), Ayam Percik (ayam panggang), dan kuih (permen tradisional Melayu).

Sementara, negara-negara seperti Arab Saudi, Mesir, dan Lebanon, puasa biasanya dipecah dengan kurma dan air, mengikuti praktik Nabi Muhammad. Ini sering diikuti oleh makanan lezat yang menampilkan hidangan seperti domba atau biryani ayam, hummus, falafel, dan berbagai salad. Makanan penutup seperti kunafa (kue keju manis) dan baklava juga populer.

Orang Turki sering berbuka puasa dengan makanan ringan yang disebut Iftar, yang meliputi kurma, zaitun, keju, dan jenis roti khusus yang disebut Pide. Ini biasanya diikuti oleh makanan yang lebih substansial dengan hidangan seperti sup, kebab, dan pilaf. Permen seperti baklava dan kesenangan Turki juga dinikmati.

Di India dan Pakistan berbeda. Masyarakat berbuka puasa biasanya dengan kurma dan berbagai makanan ringan seperti samosa, pakora, dan chana chaat (salad buncis pedas). Makanan utama mungkin termasuk biryani, kari, dan berbagai jenis roti seperti naan dan roti. Hidangan manis seperti kheer (puding nasi) dan jalebi (adonan goreng sirup) juga populer.