Ekspansi Ekonomi dan Digital, Alasan Alibaba Bangun Layanan Cloud

Alibaba Cloud

ASIAWORLDVIEW – Alibaba menciptakan Alibaba Cloud untuk menjawab beberapa kebutuhan dan peluang utama di dunia digital. Raksasa teknologi asal China itu menjadi pemain utama di pasar komputasi awan global.

Dongliang Guo, Vice President of International Business, Head of International Products and Solutions, Alibaba Cloud Intelligence menjelaskan, Senin (21/1/2025), dengan menawarkan berbagai solusi seperti komputasi elastis, penyimpanan data, dan layanan analitik, Alibaba Cloud memberikan alat yang dibutuhkan bisnis untuk meningkatkan skala secara efisien, menangani data dalam jumlah besar, dan mendapatkan wawasan melalui analisis yang kuat.

“Langkah strategis ini tidak hanya mendukung operasi Alibaba sendiri, tetapi juga membantu banyak bisnis di berbagai industri untuk meningkatkan infrastruktur dan kemampuan digital mereka. Hal ini membuka jalan bagi inovasi, efisiensi, dan pertumbuhan, menjadikan Alibaba Cloud sebagai bagian penting dari strategi teknologi banyak perusahaan,” katanya dalam acara AI FORWARD – Alibaba Cloud Developer Summit 2025.

Awalnya, Alibaba Cloud dikembangkan untuk mendukung infrastruktur internal platform e-commerce Alibaba seperti Taobao dan Tmall. Jumlah data yang sangat besar dan transaksi yang kompleks membutuhkan solusi cloud yang tangguh. Seiring berjalannya waktu, Alibaba Cloud memperluas layanannya di luar Alibaba Group.

“Alibaba Cloud juga berfokus pada AI dan pembelajaran mesin, meluncurkan platform untuk mendukung para pengembang. Selain itu, ingin meraih pangsa pasar yang signifikan dalam komputasi awan, terutama di Indonesia,” ia menambahkan.

Ia juga mengakui Indonesia sebagai pasar penting. Melihat kebutuhan tersebut, Alibaba menawarkan layanan cloud yang hemat biaya, fleksibel, dan dapat diandalkan yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Ini merupakan visi strategis Alibaba untuk tidak hanya mendukung pertumbuhannya sendiri, tetapi juga untuk menjadi pemain terdepan dalam industri komputasi awan global,” ia menjelaskan.