ASIAWORLDVIEW – Anak Indonesia mengguncang panggung musik klasik Eropa. Avip Priatna bersama paduan suara binaannya, The Resonanz Children’s Choir (TRCC), baru saja menciptakan kejutan dahsyat yang bikin takjub para pecinta seni di seluruh dunia dengan meraih gelar Juara Umum (Grand Prize Winner) dalam ajang 30th Béla Bartók International Choir Competition di Debrecen, Hungaria.
Bukan sekadar menang, nama Avip dan anak-anak Indonesia benar-benar memborong empat penghargaan sekaligus. Mereka sukses menjadi yang terbaik di kategori Children’s Choir, menjuarai kategori Free Program dengan skor nyaris sempurna yang bikin juri geleng-geleng kepala.
Sebagai puncaknya, sang maestro Avip Priatna secara khusus mendapatkan penghargaan konduktor terbaik atas interpretasi briliannya terhadap karya-karya kontemporer yang sarat tantangan. Bayangkan, di atas panggung bergengsi yang hanya diikuti oleh 11 paduan suara pilihan dari berbagai penjuru dunia seperti Amerika Serikat, Jerman, Afrika Selatan, dan tuan rumah Hungaria, TRCC yang menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara ini tampil bak bintang rock dengan pesona memukau.
Sang maestro mengubah panggung kompetisi menjadi panggung konser pribadi mereka. Hal yang membuat penampilan ini luar biasa adalah keberanian Avip mengambil risiko besar dengan membawa repertoar musik kontemporer abad ke-20 dan 21 yang penuh disonansi, teknik akrobatik vokal, dan kompleksitas harmoni, sebuah “level boss” di dunia paduan suara.
Baca Juga: Adaptasi Musikal MALIQ & D’Essentials, Harapan Pasukan di Tengah Kehancuran
Bahkan membuat grup-grup Eropa pun gigit jari, berbeda jauh dari lagu-lagu daerah yang biasa mereka bawakan. Namun di bawah tangan dingin Avip, anak-anak ini menjelma menjadi orkestra manusia yang flawless, menyulap karya-karya sulit dari komposer seperti Tadeja Vulc, Máté Bella, hingga komposer muda Indonesia Fero Aldiansya Stefanus menjadi sebuah pertunjukan yang begitu memukau, ringan, dan jernih, seolah-olah mereka sedang bernyanyi di taman bermain bukan di kompetisi kelas dunia.
Duta Besar Indonesia untuk Hungaria, Penny Dewi Herasati, yang menyaksikan langsung pagelaran itu bahkan tak kuasa menahan kekagumannya, menyebut suara mereka sebagai “keajaiban kecil” yang dibawakan dengan talenta dan keahlian tingkat tinggi. Kemenangan megah ini bukan sekadar piala, melainkan sebuah tiket emas yang mengantarkan TRCC melenggang ke babak final European Grand Prix for Choral Singing 2027 di Arezzo, Italia, sebuah panggung yang hanya dihuni oleh para “dewa” paduan suara dari seluruh Eropa.
