Prabowo: Rupiah Melemah karena Kekayaan Bangsa Mengalir ke Luar Selana Puluhan Tahun

Presiden Prabowo Subianto

ASIAWORLDVIEW – Presiden Prabowo Subianto menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah dalam jangka panjang dipengaruhi oleh arus keluar modal yang berlangsung selama puluhan tahun. Menurutnya, meskipun Indonesia secara konsisten mencatat surplus perdagangan, sebagian besar kekayaan nasional justru mengalir ke luar negeri, sehingga manfaat dari surplus tersebut tidak sepenuhnya dirasakan di dalam negeri.

“Jika ada yang mengatakan rupiah melemah, itu karena kekayaan kita mengalir ke luar. Kondisi ini menciptakan ketidakseimbangan struktural: devisa yang masuk melalui ekspor tidak cukup kuat menopang rupiah karena sebagian besar keuntungan dan aset dialihkan ke luar negeri oleh investor maupun pemilik modal,” ia mengatakan dalam pidatonnya, baru-baru ini, dikutip Asia World View, Rabu (24/6/2026).

Prabowo menekankan bahwa fenomena ini memperlihatkan adanya masalah mendasar dalam sistem ekonomi Indonesia, di mana akumulasi kekayaan nasional tidak terjaga di dalam negeri. Hal ini membuat rupiah rentan terhadap tekanan eksternal, terutama ketika terjadi gejolak global atau penurunan kepercayaan investor.

Baca Juga: Rupiah Menguat Tipis, Dibuka di Rp 18.134 per Dolar AS

“Arus keluar modal yang berkelanjutan juga memperlemah cadangan devisa dan mengurangi kemampuan negara untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Meskipun Indonesia memiliki potensi besar dari sektor perdagangan dan sumber daya alam, hasilnya tidak sepenuhnya mendukung penguatan ekonomi domestik karena sebagian besar keuntungan finansial berpindah ke luar negeri,” ia menjelaskan.

Prabowo mengutip kinerja perdagangan Indonesia selama 22 tahun terakhir. Ia menyoroti kesenjangan antara keuntungan ekspor dan manfaat ekonomi domestik. Indonesia mencatat surplus perdagangan di 17 tahun dari periode tersebut, menghasilkan keuntungan kumulatif sekitar USD436 miliar, menurut presiden.

“Sekitar 78 persen dari jumlah tersebut, atau kira-kira USD343 miliar, ditransfer ke luar negeri oleh pemilik modal alih-alih diinvestasikan kembali di dalam negeri,” pungkasnya.

Prabowo mengatakan pemerintahannya berkomitmen untuk merestrukturisasi ekonomi guna mengurangi kerentanan dan memastikan lebih banyak kekayaan nasional tetap berada di Indonesia. Nilai tukar rupiah telah mengalami volatilitas yang signifikan selama dua dekade terakhir, melemah dari sekitar Rp9.000 per dolar AS pada pertengahan tahun 2000-an menjadi lebih dari Rp18.000 per dolar AS selama periode ketegangan pasar global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *