ASIAWORLDVIEW – SpaceX milik Elon Musk telah mengumumkan bahwa mereka akan mengalokasikan sebagian kecil dari hasil penawaran umum perdana (IPO) kepada pihak internal. Pihak-pihak tersebut meliputi sejumlah karyawan dan pejabat lain yang dipilih oleh jajaran manajemen puncak perusahaan.
Perusahaan dirgantara tersebut mengajukan Formulir S-1 yang telah direvisi untuk IPO-nya pada Senin, 1 Juni. Dalam pengajuan tersebut, perusahaan menyatakan bahwa mereka mungkin menggunakan program alokasi saham terarah untuk mengalokasikan hingga 5% dari saham biasa mereka. Hal ini terjadi di tengah antusiasme seputar IPO perusahaan yang dipimpin Elon Musk dan peluncuran obligasi abadi SpaceX pra-IPO oleh Binance.
Dalam program ini, peserta akan dapat menjual saham mereka tanpa batasan lockup. Program ini akan berlaku bagi banyak pemegang saham existing setelah pencatatan publik.
Baca Juga: Dogecoin Turun Tipis, Paus Optimis di Tengah IPO SpaceX
Salah satu perbedaan utama dengan investor yang ditunjuk ini adalah mereka berbeda dari pemegang saham yang sudah ada. Perusahaan menyatakan bahwa setelah IPO, lebih dari 60% saham SpaceX sebelum penawaran akan ditahan dengan ketentuan pembatasan penjualan yang diperpanjang. Artinya, mereka akan dilarang menjual saham tersebut selama periode tertentu setelah penawaran.
Elon Musk, pendiri dan CEO SpaceX, termasuk di antara pihak yang terkena dampak pembatasan ini. Menurut pengajuan perusahaan, sahamnya akan dibatasi selama 366 hari setelah prospektus akhir diajukan. Artinya, penjualan sahamnya tidak akan dapat direalisasikan selama sekitar satu tahun setelah penawaran.
Terdapat pula program saham yang ditujukan bagi pihak-pihak yang dekat dengan perusahaan, seperti karyawan eksekutif, kontak pribadi, dan sebagainya. Jenis program saham ini sering digunakan selama proses IPO. Namun, peserta program SpaceX tidak akan dikenakan pembatasan penjualan kembali yang sama seperti yang dialami oleh banyak pemegang saham lainnya, sesuai dengan pengajuan perusahaan.
Penambahan baru ini juga menandai pertama kalinya SpaceX menetapkan jumlah alokasi. Dalam dokumen IPO awal, program saham khusus tersebut telah disebutkan dan disarankan bahwa beberapa peserta program mungkin dibebaskan dari periode lock-up. Namun, belum disebutkan berapa banyak saham yang akan tersedia.
