Pengeluaran Kecil untuk Biaya Transfer, Ternyata Jadi Beban Finansial

Shopeepay

ASIAWORLDVIEW – Biaya kecil yang terjadi berulang untuk transfer sering kali dianggap tidak signifikan, sehingga banyak orang tidak menyadari dampaknya terhadap keuangan pribadi. Misalnya, biaya administrasi Rp2.500 hingga Rp5.000 per transaksi mungkin terlihat ringan, tetapi jika dilakukan berkali-kali dalam sebulan, jumlahnya bisa mencapai ratusan ribu rupiah dalam setahun.

ShopeePay meluncurkan kampanye pembebasan biaya transfer, hari ini, Rabu (20/5/2026). Hal ini memberikan keuntungan langsung bagi pengguna yang sering melakukan transaksi antarbank atau ke e-wallet lain.

“Banyak orang fokus pada pengeluaran besar, padahal biaya kecil yang rutin justru sering tidak terasa tetapi akumulatif. Kalau misalnya biaya admin Rp2.500 terjadi 30 kali dalam sebulan, totalnya bisa mencapai sekitar Rp75 ribu per bulan atau hampir Rp1 juta dalam setahun,” sebut Financial planner sekaligus Principal Consultant & CEO Zapfinance, Prita Ghozie.

Akumulasi biaya dapat mengurangi dana yang seharusnya bisa dialokasikan untuk tabungan, investasi, atau kebutuhan penting lainnya. Karena itu, penting untuk lebih cermat dalam memilih metode transfer, memanfaatkan fitur bebas biaya dari ShopeePay.

Baca Juga: King Nassar Digandeng ShopeePay, Edukasi Belanja Efisien di Bulan Ramadan 2026

“Dalam jangka panjang, nominal tersebut dapat menjadi pengeluaran yang cukup signifikan. Karena itu, solusi transaksi tanpa biaya admin dapat menjadi faktor penting untuk hadir yang memudahkan masyarakat untuk bertransaksi sehari-hari,” jelasnya.

Pengguna ShopeePay tidak perlu lagi khawatir terhadap biaya kecil yang biasanya muncul setiap kali melakukan transfer, yang dalam jangka panjang bisa menggerus kondisi keuangan. Kampanye ini sekaligus menjadi strategi ShopeePay untuk meningkatkan kenyamanan dan loyalitas pengguna, terutama di tengah persaingan layanan pembayaran digital yang semakin ketat. Selain membantu efisiensi finansial, pembebasan biaya transfer juga mendorong masyarakat lebih aktif menggunakan layanan digital untuk kebutuhan sehari-hari.

Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, mengatakan, “Sebagai wujud komitmen aplikasi ShopeePay dalam mempercepat inklusi keuangan digital di Indonesia, kami menghadirkan transaksi yang benar-benar gratis tanpa biaya tersembunyi dan tanpa hambatan,” ujarnya.

“Kami percaya bahwa pembayaran digital harus bisa diakses oleh setiap masyarakat Indonesia, dari pengguna hingga pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia. Kami percaya bahwa komitmen ini merupakan investasi untuk membangun e-wallet yang terpercaya di Indonesia,” ia menambahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *