Likuidasi dan Arus Keluar ETF Picu Tekanan Pasar Kripto

Token kripto.

ASIAWORLDVIEW – Pasar kripto dibuka pada hari Jumat (8/3/2026) di bawah tekanan karena Bitcoin merosot di bawah level kritis USD80.000. Likuidasi yang meningkat, arus keluar yang signifikan dari ETF, dan kepercayaan pasar yang buruk menyebabkan reaksi cepat dari investor.

Pasar aset digital juga terpukul. Hal itu karena kekhawatiran geopolitik dan ketakutan akan aksi jual institusional menghambat para pedagang di berbagai pasar.

Harga Bitcoin telah turun lebih dari 2% dalam 24 jam terakhir menjadi sekitar USD79.684. Kenaikan tersebut diikuti oleh beberapa upaya untuk menembus level penting USD82.000. Para pedagang bereaksi dengan kuat sehingga harga Bitcoin jatuh dari level penting USD80.000.

Baca Juga: Bitcoin dan Emas Terus Merosot, USD Menguat Jelang Kesepakatan Nuklir AS-Iran

Pasar kripto secara keseluruhan juga mengalami kerugian besar selama sesi perdagangan. Kapitalisasi pasar turun hampir 2% menjadi USD2,65 triliun. Nilai lebih dari USD90 miliar hilang hanya dalam beberapa hari, dari puncak pasar baru-baru ini.

Likuidasi posisi beli jangka panjang ini semakin menambah tekanan penurunan pada mata uang kripto utama. Bitcoin mengalami likuidasi posisi beli senilai hampir USD98 juta dalam sehari terakhir. Secara keseluruhan, likuidasi pasar mencapai USD331 juta karena para trader yang menggunakan leverage menarik keluar posisi mereka dengan cepat.

Para pengamat pasar memperingatkan bahwa penembusan di bawah level support saat ini dapat memicu momentum penjualan baru. Kini para trader memantau dengan cermat zona support USD79.000.

Jika harga menembus level ini, Bitcoin kemungkinan akan bergerak menuju USD78.000. Namun, jika tren bullish kembali, prospek harga BTC di masa mendatang dapat pulih ke USD80.000 hingga USD82.000 dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *