ASIAWORLDVIEW – Presiden Prabowo Subianto menggunakan mobil Maung, sebuah kendaraan taktis produksi anak bangsa Pindad, selama KTT ASEAN ke-48 pada 7-8 Mei. Kendaraan “tangguh” dipilih untuk menunjukkan kekuatan Indonesia yang semakin berkembang kepada dunia.
“Untuk pertama kalinya, Presiden Prabowo dijemput dengan mobil Maung saat mendarat di luar negeri. Kendaraan ini merupakan kebanggaan bangsa Indonesia, hasil pengembangan industri pertahanan nasional,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dikutip Asiaworldview, Kamis (7/5/2026).
Melalui postingan Instagram yang dikutip di Jakarta pada Kamis, Wijaya mencatat bahwa Presiden Prabowo menaiki Maung saat tiba di Cebu pada sore hari dan berencana menggunakan kendaraan tersebut sepanjang kunjungannya di Filipina.
Sebagai benteng pertahanan pribadi sang presiden, Maung juga dibekali fitur keamanan tingkat tinggi. Seluruh bodi kendaraan dilapisi material “Composite Armor” yang mampu menahan tembakan senapan serbu dengan amunisi kaliber 7,62 x 51 mm NATO Ball dan 5,56 x 45 mm M193.
Di bagian kaca, terpasang kaca anti peluru kelas B5/B6. Selain itu, dilengkapi ban “Run Flat Tyre” (RFT) berukuran R21 yang memungkinkan kendaraan tetap melaju meskipun dalam kondisi bocor untuk evakuasi darurat.
Baca Juga: LEPAS Integrasikan Otomotif dengan Gaya Hidup Elegan dan Premium

Desain mekanisnya juga disokong oleh suspensi depan independent coil spring dan suspensi belakang rigid dengan shock absorber, yang dirancang untuk menghadapi medan off-road ekstrem. Untuk menambah kesan maskulin, Maung yang digunakan Prabowo hadir dengan gaya Eropa melalui modifikasi velg chrome pada bagian pelek.
“Maung berkembang melampaui sekadar alat transportasi menjadi simbol kemandirian, kepercayaan diri, dan pertumbuhan industri bangsa. Maung telah menjadi simbol diplomasi,” kata Sekretaris Kabinet tersebut.
PINDAD mulai mengembangkan mobil taktis tersebut selama masa jabatan Prabowo sebagai menteri pertahanan, dengan lebih dari 3.200 unit telah diproduksi hingga saat ini. Pemerintah telah menggunakan kendaraan buatan Indonesia tersebut untuk berbagai keperluan di dalam negeri.
“Presiden Prabowo telah mengendarai Maung sejak pelantikannya sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024,” jelasnya.
Bahkan, hingga saat ini, Indonesia terus berinovasi untuk memajukan model kendaraan taktis ini. PT Pindad telah berhasil memproduksi Maung dalam tiga varian utama untuk keperluan militer yaitu Maung Tangguh (tanpa pintu), Maung Jelajah (dengan atap soft top untuk operasi udara), dan Maung Komando (dengan atap hard top).
Selain itu, negara telah meluncurkan versi ramah lingkungan berjuluk “MV3 Pandu EV” dengan penggerak motor listrik bertenaga 160 HP, yang menandai dimulainya era rantis listrik di Indonesia
