Kak Kev: Bukan Hanya Wanita, Pria Juga Perlu Pakaian Wangi

Kak Kev dalam acara, "Lawan Cuaca Panas, SoKlin Pewangi Buktikan Ribuan Riders Perempuan Tetap Wangi dan Bebas Gerah Setelah Berkendara."

ASIAWORLDVIEW – Pakaian yang wangi bukanlah identitas eksklusif bagi wanita saja, melainkan juga menjadi bagian penting dari penampilan pria. Aroma segar dari pakaian dapat meningkatkan rasa percaya diri, memberi kesan rapi, dan mencerminkan perhatian terhadap detail.

Hal itu diungkapkan Kak Kev dalam acara, “Lawan Cuaca Panas, SoKlin Pewangi Buktikan Ribuan Riders Perempuan Tetap Wangi dan Bebas Gerah Setelah Berkendara.” Menurutnya, oakaian yang harum bukan hanya soal estetika, tetapi juga bentuk komunikasi non-verbal yang menunjukkan profesionalisme dan kepedulian terhadap kebersihan diri.

“Kalau wangi kan, enak. Kalau ketemu orang, kesan pertama sering kali ditentukan oleh penampilan dan aroma,” ia menyebutkan.

Baca Juga: Dukung Perempuan Aktif Percaya Diri, Tips Wangi di Tengah Cuaca Panas

Wajar saja, ia menjaga pakaian tetap wangi menjadi salah satu cara sederhana namun efektif untuk meninggalkan impresi positif. Untuk membuatnya tetap wangi, ia pun menambahkan pewangi setelah mencuci bajunya.

“Pakaian yang aku pakai tidak sekadar harum saat disemprot parfum, tetapi juga wangi dari serat kainnya. Itulah mengapa ia membutuhkan pewangi pakaian,” ia menambahkan.

Parfum memang memberi kesan personal dan langsung pada tubuh, namun wanginya mudah menguap dan tidak meresap ke dalam bahan. Sebaliknya, pewangi pakaian seperti pelembut atau semprotan khusus kain bekerja dari dalam serat, membuat aroma bersih dan segar bertahan lebih lama, bahkan saat pakaian bergerak atau disimpan.

“Parfum sebagai sentuhan akhir yang khas, biasanya disemprot di titik tertentu pada bagian tubuh. Pewangi pakaian sebagai dasar yang menjaga kesan rapi dan higienis sepanjang hari,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *