Menteri Teuku Riefky: Kreativitas dan Teknologi Angkat Nilai Budaya Leluhur

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya

ASIAWORLDVIEW Warisan budaya bisa diangkat dengan sentuhan kreativitas karena hal tersebut membuat nilai-nilai tradisi lebih relevan dan dekat dengan generasi masa kini. Kreativitas memungkinkan warisan budaya dikemas dalam bentuk baru yang menarik, seperti karya seni, desain modern, kuliner inovatif, atau pertunjukan kontemporer, tanpa menghilangkan esensi aslinya.

Hal itu diungkapkan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Jumat (24/4/2026). Menurutnya, warisan budaya leluhur berupa sejarah, cerita, dan kearifan lokal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sumber ekonomi yang memajukan wilayah Nusantara.

“Akar budaya yang kuat kita turunkan, kita hilirkan dengan sentuhan inovasi, teknologi, dan kreativitas juga dengan dasar zaman digital ini bisa menghasilkan nilai-nilai ekonomi yang berkelanjutan yang sebagian hasilnya juga untuk menghidupkan kembali perjalanan ataupun sejarah-sejarah kita,” kata Menteri Teuku Riefky.

Baca Juga: Gelung Nusantara, Keindahan Gaya Rambut Sebagai Identitas Budaya

Negara-negara dengan akar budaya yang kuat biasanya memiliki industri kreatif yang berkembang pesat karena mampu mengkapitalisasi sejarah dan tradisi ke dalam berbagai bentuk produk modern. Film, fesyen, kuliner, hingga gim menjadi medium yang efektif untuk menghidupkan kembali nilai budaya sekaligus menjadikannya relevan bagi generasi muda dan pasar global.

“Sentuhan teknologi, inovasi, dan kreativitas, nilai-nilai budaya tersebut dapat dikemas ulang sehingga lebih relevan dengan kebutuhan zaman sekaligus menarik bagi generasi muda maupun pasar global,” ia menambahkan.

Pendekatan ini tidak hanya menjaga kelestarian budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan, menjadikan warisan leluhur sebagai aset strategis dalam memperkuat identitas bangsa dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.

Dengan cara ini, warisan budaya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga diberi nilai ekonomi baru yang berkontribusi pada pertumbuhan industri kreatif nasional. Pendekatan tersebut memperlihatkan bagaimana identitas budaya dapat menjadi fondasi sekaligus motor penggerak inovasi dan daya saing di era global.

“Budaya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga diberi ruang untuk berkembang dan diapresiasi lebih luas. Pendekatan kreatif menjadikan warisan budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sumber inspirasi yang hidup dan terus berkontribusi pada identitas serta kebanggaan masyarakat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *