ASIAWORLDVIEW – Pasar kripto saat ini sedang menguat, dan seperti biasa, koin meme menjadi salah satu yang berkinerja terbaik di pasar. Dogecoin, koin meme teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, naik 4% dalam 24 jam terakhir dan mempertahankan posisinya sebagai kripto terbesar ke-9 di CoinMarketCap.
Sementara, PEPE, token asli ekosistem Pepe, merupakan salah satu yang berkinerja terbaik di antara 50 kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar. Data derivatif menunjukkan minat yang kembali meningkat terhadap koin meme bertema katak ini di tengah spekulasi bullish. PEPE berpotensi meraih kenaikan lebih lanjut jika mampu bertahan di atas rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 50 hari.
Sama seperti kripto lainnya, PEPE mengalami kenaikan didorong oleh kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Permintaan ritel terhadap PEPE kembali meningkat seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu kembali sentimen risiko-on di pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Pepe Coin Tunjukkan Pola Bullish, Breakout di Depan Mata
Data dari CoinGlass menunjukkan bahwa Open Interest (OI) kontrak berjangka PEPE berada di USD211,25 juta pada Rabu, naik lebih dari 16% dalam 24 jam terakhir. Kenaikan OI mengindikasikan peningkatan eksposur leverage atau penumpukan posisi, yang meningkatkan nilai nominal kontrak yang masih berlaku.
Selain itu, tingkat pendanaan yang diukur berdasarkan OI telah berubah menjadi positif sebesar 0,0154%, menandakan bahwa pihak pembeli kini mengendalikan pasar. Total likuidasi dalam 24 jam pada kontrak berjangka PEPE mencapai USD1,61 juta, didominasi oleh likuidasi posisi short sebesar USD1,39 juta, yang menegaskan kembali bias bullish di kalangan trader.
PEPE berpotensi menguat lebih tinggi dalam jangka pendek hingga menengah jika pasar secara luas memulai pemulihan yang berkelanjutan. Koin meme biasanya naik di tengah spekulasi dan keserakahan investor, dan kondisi pasar saat ini berpotensi mendorong harga PEPE lebih tinggi.
