ASIAWORLDVIEW – British Council memfasilitasi pendidikan transnasional (Transnational Education/TNE) antara Inggris dan Indonesia, memungkinkan mahasiswa di Indonesia memperoleh gelar universitas Inggris tanpa harus pergi ke luar negeri. Program ini dijalankan melalui kemitraan dengan kampus lokal yang menggandeng universitas atau perguruan tinggi Inggris.
“Mahasiswa Indonesia kini memiliki akses lebih mudah untuk meraih gelar internasional tanpa meninggalkan tanah air. Tentu saja, dengan standar mutu yang sama seperti di Inggris dan diakui secara resmi oleh otoritas pendidikan Indonesia,” sebut Summer Xia, County Manager British Council Indonesia, dalam pertemuan media terbatas, Rabu (11/3/2026).
Baca Juga: British Council Fasilitasi Generasi Indonesia Wujudkan LPDP dengan IELTS
Pendidikan transnasional, jelasnya, bentuk kerja sama akademik di mana universitas Inggris menyelenggarakan program studinya di luar negeri, termasuk di Indonesia. Model ini memungkinkan mahasiswa Indonesia memperoleh gelar resmi dari universitas Inggris tanpa harus meninggalkan tanah air.
“Tujuan utamanya adalah memberikan akses yang lebih luas terhadap pendidikan tinggi berkualitas internasional, mengurangi hambatan geografis dan biaya studi di luar negeri,” ia menambahkan.
Sementara institusi mitra di Indonesia turut meningkatkan mutu akademik dan riset. Skema ini juga mendukung mobilitas pengetahuan, memperkuat hubungan bilateral, dan menciptakan lulusan yang lebih siap bersaing di pasar kerja internasional.
Mahasiswa Indonesia kini memiliki kesempatan untuk memperoleh gelar bergengsi berkat skema pendidikan transnasional (TNE). Program ini tidak hanya membuka akses lebih luas terhadap pendidikan internasional, tetapi juga memperkuat kapasitas karena universitas Indonesia yang bermitra dapat meningkatkan standar akademik dan riset melalui kolaborasi langsung dengan institusi Inggris.
Selain itu, TNE dirancang dengan prinsip kesetaraan institusional, sehingga hubungan yang terjalin bukan sekadar satu arah, melainkan kemitraan sejajar yang saling menguntungkan.
Lulusan dari program ini pun berkontribusi pada penguatan ekonomi dan sumber daya manusia, menjadikan tenaga kerja Indonesia lebih kompetitif di pasar global dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan kualifikasi internasional yang diakui secara luas.
