AQUA Ajak Gen Z Jalani Ramadan Lebih Adem

Menyambut Ramadan 2026, menggelar sesi diskusi bertajuk Ngadem Sore Bareng Aqua dan Ustadz Muhammad Assad di Jakarta Pusat pada 13 Februari 2026. Forum ini dikemas dalam format tanya jawab santai yang membahas makna puasa, kesehatan, serta relevansinya bagi generasi muda.

Acara tersebut menghadirkan Marketing Director Danone Indonesia Adisti Nirmala, Ustadz Muhammad Assad, public figure Feby Paluwita, Marketing Head AQUA Riza Arief Rahman, serta ilustrator Alvinsky. Mereka berbagi sudut pandang tentang pentingnya menjaga tubuh dan pikiran tetap tenang selama Ramadan.

Adisti menilai Ramadan sebagai momen refleksi yang selaras dengan peran AQUA selama lebih dari lima dekade di Indonesia. Ia menekankan pentingnya asupan cairan berkualitas saat berpuasa karena tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah dan refleksi. Di saat yang sama, tubuh kita tetap membutuhkan hidrasi yang sehat dan berkualitas, dari sahur hingga berbuka. Di situlah AQUA hadir untuk menemani Ramadan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Tahun ini AQUA memperkenalkan kampanye Teman Adem Ramadan yang menyasar kedekatan emosional dengan Gen Z. Istilah adem terinspirasi dari karakter air AQUA yang dikenal terasa sejuk. Berdasarkan riset pada 2022 dan 2025 terhadap sekitar 3.000 responden, hampir 90 persen menyebut AQUA tetap terasa dingin meski tidak didinginkan.

“Kami ingin AQUA tidak hanya mengademkan tubuh, tapi juga pikiran dan emosi. Karena itu, kami menghadirkan Teman Adem Ramadan sebagai teman yang menenangkan di bulan suci,” kata Adisti.

Makna Adem dari Tubuh hingga Hati

Ngadem Sore Bareng AQUA dan Ustadz Muhammad Assad (Fei)

Dari sisi spiritual, mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus. Ia menyebut Ramadan sebagai latihan mengendalikan diri agar hati dan perilaku tetap tenang.

“Puasa itu tujuannya bukan supaya kita kurus, tapi supaya kita bertakwa. Dan takwa itu tercermin dari hati yang adem, lisan yang terjaga, serta hubungan yang baik dengan sesama,” ujarnya. Menurutnya, sikap sabar dan empati menjadi inti dari ibadah Ramadan.

Ia juga mencontohkan hal sederhana yang sering terlewat seperti menahan komentar negatif di media sosial atau memilih diam saat emosi meningkat. Tindakan kecil itu dinilai sebagai wujud pengendalian diri yang memberi dampak besar.

Pandangan serupa disampaikan Feby Paluwita. Ia melihat kondisi adem sebagai keseimbangan pikiran, hati, dan fisik. “Overthinking itu manusiawi, tapi kita harus tahu kapan menenangkan pikiran, hati, dan tubuh kita. Buat aku, zikir dan hidrasi yang cukup itu penting banget supaya tetap adem,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa menjaga asupan air saat sahur dan berbuka membantu tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.

Aktivasi dan Kemasan Spesial AQUA

Teras Adem AQUA sebagai ruang istirahat menjelang buka puasa (Fei)

Sebagai bagian dari kampanye ini, AQUA menghadirkan Teras Adem yang menjadi ruang istirahat sekaligus tempat berkegiatan. Area ini dirancang untuk memberi jeda bagi masyarakat di tengah kesibukan menjelang berbuka.

Pengunjung dapat menikmati instalasi visual, kajian Ramadan, serta aktivitas kreatif seperti menulis pesan reflektif pada stiker khusus dan menempelkannya di botol. Tersedia juga area premium dengan fasilitas tambahan seperti minuman sambutan, camilan, photo box, serta paket produk.

AQUA turut meluncurkan kemasan edisi spesial Ramadan yang memuat 45 kutipan ekspresif. Desain label digarap oleh ilustrator Alvinsky yang terinspirasi dari pengalaman sehari hari. “Saya ingin botol AQUA ini jadi media orang mengekspresikan perasaan, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain. Kata kata di labelnya dibuat supaya relate dengan berbagai kondisi selama Ramadan,” ujarnya.

Teras Adem tidak hanya hadir di satu lokasi. Program ini digelar di berbagai titik termasuk masjid ikonik dan ruang publik melalui konsep mobile. Melalui rangkaian inisiatif tersebut, AQUA berharap dapat menghadirkan pengalaman Ramadan yang lebih tenang, sehat, dan relevan bagi generasi muda.