Pakar: Peremajaan Kulit Bukan Transformasi Instan, Fokus pada Kualitas

dr. Adhimukti T. Sampurna, SpDVE, Subsp OBK, FINSDV, FAADV, Chief Medical & Ancillary Services Officer Bamed,

ASIAWORLDVIEW – Menjadi cantik dan awet muda menjadi impian bagi banyak orang. Mereka melakukan berbagai macam cara unuk mendapatkannya. Bahkan sampai harus mengorbankan kesehatan karena menggunakan metode yang berbahaya, misalnya penggunaan skincare dengan kandungan merkuri.

dr. Adhimukti T. Sampurna, SpDVE, Subsp OBK, FINSDV, FAADV, Chief Medical & Ancillary Services Officer Bamed, masyarakat masih terjebak dengan konsep peremajaan kulit secara paksa, yaitu upaya yang berfokus pada hasil instan dan perubahan drastis. Mereka tak mempertimbangkan kesehatan jangka panjang.

“Pendekatan semacam ini dapat menimbulkan efek samping, memperburuk kondisi kulit, bahkan menurunkan kepercayaan terhadap perawatan medis yang sebenarnya lebih aman. Bamed kami percaya bahwa inovasi harus selalu berlandaskan pada etika medis dan hasil yang natural. Bamed ingin meluruskan persepsi publik mengenai makna peremajaan kulit yang sesungguhnya,” ia mengatakan.

Ia menjelaskan, paradigma ini biasanya muncul dari dorongan industri kecantikan yang menjanjikan kulit mulus dalam waktu singkat. Akhirnya, banyak orang cenderung memilih prosedur atau produk yang agresif tanpa memahami risiko yang menyertainya.

Baca Juga: Pengobatan Tradisional China, Akupuntur Wajah Bikin Awet Muda dan Glowing

Padahal, tren modern dalam dermatologi kini menekankan peremajaan kulit berbasis sains dengan hasil natural. Tujuannya meningkatkan kualitas kulit dari dalam, bukan sekadar menutupi tanda penuaan di permukaan. Dengan beralih ke metode yang lebih sehat dan berkelanjutan, masyarakat dapat memperoleh kulit yang segar dan terawat tanpa harus mengorbankan keselamatan atau kesehatan jangka panjang

“Rejuvenation is not just anti-aging. Banyak orang masih terjebak dalam paradigma bahwa estetika adalah upaya melawan waktu secara paksa. Padahal, modern rejuvenation bertujuan untuk improve skin quality, bukan mengubah bentuk atau shape wajah seseorang menjadi orang lain,” jelasnya.

Rejuvenation sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kualitas kulit, bukan mengubah bentuk atau tampilan wajah seseorang menjadi sosok lain. Fokus utamanya adalah memperbaiki kesehatan kulit dari dalam, seperti merangsang regenerasi sel, meningkatkan produksi kolagen, menjaga kelembapan, serta memperbaiki tekstur dan elastisitas kulit.