ASIAWORLDVIEW – Perusahaan perkebunan lada asli Indonesia, PT Klumbayan Gold Farm, khusus menyediakan lada hitam asal Lampung mulai masuk ke pasar internasional. Salah satu rempah asal Lampung terkenal karena harganya dan kualitasnya yang unggul sebagai lada terbaik di dunia.
CEO PT Klumbayan Gold Farm Faizal Riza melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Verstegen, perusahaan asal Belanda yang telah berdiri sejak tahun 1886 dan dikenal sebagai produsen serta impor di industri rempah-rempah, termasuk pala, kayu manis, lada hitam, dan lada putih dari Indonesia.
“Kami bangga dapat bermitra dengan Verstegen, yang Dimana Verstegen telah menjadi salah satu mitra dagang utama Indonesia di kawasan Eropa selama lebih dari 50 tahun,” ujar Faizal Riza. “Kemitraan ini bukan hanya sebuah kesepakatan bisnis, tetapi juga langkah besar dalam memperkenalkan rempah-rempah Indonesia, khususnya lada hitam ke pasar Eropa.”
Pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 pada 9 Oktober 2024 di ICE BSD menjadi momen tak terlupakan bagi Faizal Riza, Owner sekaligus Founder PT Klumbayan Gold Farm. Perusahaan ini berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan pasar baik dalam negeri maupun internasional dengan menyediakan lada berkualitas tinggi.
Faizal Riza juga menambahkan, “Perjalanan kami dimulai sejak TEI 2022, dan kami telah melalui berbagai tahap, termasuk pemilihan produk dan survei langsung ke lokasi perkebunan lada kami pada tahun 2023. Kami telah menandatangani kontrak dengan Verstegen untuk ekspor lada ke Belanda. Ini adalah pencapaian besar dan membuktikan kualitas rempah Indonesia masih terbaik di dunia.
Sebagai perusahaan perkebunan lada asli Indonesia, PT Klumbayan Gold Farm di bawah kepemimpinan Faizal Riza, berfokus pada penyediaan rempah-rempah berkualitas tinggi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi pasar. Dari proses pembibitan hingga panen, PT Klumbayan Gold Farm menerapkan kontrol kualitas yang ketat untuk memastikan setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar internasional. Pendekatan ini yang akhirnya membuat perusahaan berhasil mendapatkan kepercayaan dari Verstegen sebagai mitra ekspor mereka.
“Keberhasilan PT Klumbayan Gold Farm Adak hanya berasal dari kualitas produk unggul, tetapi juga dari komitmen perusahaan untuk selalu berinovasi dan menjalin hubungan baik dengan para mitra dagang internasional. Kami memahami bahwa buyer memiliki kebutuhan yang berbeda, dan kami berusaha keras untuk memenuhi permintaan tersebut dengan cara terbaik,” pungkasnya.
Kolaborasi antara PT Klumbayan Gold Farm dan Verstegen diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha pangan lokal lainnya untuk terus berkembang dan memanfaatkan potensi ekspor produk Indonesia. Dengan kualitas unggul dan inovasi yang konsisten, produk pangan Indonesia kini lebih siap bersaing di pasar global. PT Klumbayan Gold Farm berkomitmen untuk terus berperan dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai ekspor utama rempah-rempah dunia.
