Kenaikan Gaji Tertinggi Berasal dari Sektor Teknologi dan Manufaktur

Uang Rupiah

ASIAWORLDVIEW – Presiden Prabowo Subianto berjanji memberikan kenaikan gaji untuk warga sebesar 6,3 persen. Industri seperti teknologi dan manufaktur diperkirakan akan mengalami kenaikan gaji tertinggi, dengan anggaran untuk kenaikan gaji diperkirakan mencapai 5,8 persen.

Sektor-sektor lain seperti ritel, konsultasi, layanan bisnis, dan ilmu hayati diproyeksikan akan mengalami kenaikan sebesar 5,4 persen. Sementara sektor energi, layanan keuangan, dan transportasi diperkirakan akan mengalami kenaikan yang lebih rendah, yaitu masing-masing sebesar 4,9 persen, 4,8 persen, dan 4,1 persen.

Baca Juga: Pekerja di Indonesia Naik Gaji 6,3%, Tertinggi di ASEAN

Studi Aon Global Risk Management Survey menunjukkan bahwa jika dirinci berdasarkan negara, sektor teknologi akan mengalami pertumbuhan gaji tertinggi di Vietnam (7,5%) dan Thailand (5,2%), sementara sektor manufaktur akan mengalami kenaikan tertinggi di Indonesia (6,9%) dan Filipina (6,1%). Di Malaysia dan Singapura, sektor konsultasi, bisnis, dan layanan masyarakat diperkirakan akan mengalami kenaikan gaji terbesar, dengan proyeksi kenaikan masing-masing sebesar 5,9 persen dan 5,7 persen.

Survei ini juga mengungkapkan bahwa 64 persen perusahaan menghadapi kesulitan dalam merekrut atau mempertahankan karyawan. Sepertiga dari perusahaan-perusahaan ini berencana untuk meningkatkan jumlah karyawan mereka sebesar 5 hingga 20 persen.