ASIAWORLDVIEW – Gaya hidup vegan juga sudah merambah ke dunia kecantikan seperti skincare dan makeup. Berdasarkan laporan Pasar Kosmetik Vegan Global (BusinessResearch Company, 2024), secara global, pasar ini bernilai USD18,61 miliar pada tahun 2024 dandiprediksi akan terus mengalami pertumbuhan yang kuat hingga USD26 miliar pada tahun 2028.
Di Indonesia, banyak brand perawatan kulit yang kini juga sudah mulai mengadopsi konsep vegan dansalah satu contohnya adalah BASE. Didirikan oleh Yaumi Fauziah Sugiharta dan Ratih Permata Saripada tahun 2019, BASE membuat produknya dengan memadukan kekayaan nabati dan sains untukmemastikan produk yang efektif dan tetap ramah lingkungan.
“Kami berkomitmen untuk menjadi Vegan Beauty Brand nomor 1 di Indonesia yang dapat menjawabkebutuhan kulit setiap orang,” kata jelas Yaumi Fauziah Sugiharta, BASE Co-Founder& Chief Executive Officer.
Baca Juga: Pengangguran di Indonesia Dibayang-bayangi Krisis Ekonomi dan Ketidakpastian Global
“Oleh karena itu, kami menghadirkan beragam produk yang disesuaikan dengan berbagai jenis dan kondisi kulit. Untuk memperluas jangkauan produk BASE, kami juga mulai masuk ke platform eCommerce di tahun 2021.”
“Awalnya kami hanya memanfaatkan website sendiri, namun kami sadar bahwa platform e-commerce seperti Shopee sudah punya trafik yang lebih tinggi danbisa membantu kami menjangkau konsumen baru,”
