ASIAWORLDVIEW – Jenius memastikan keamanan transaksi lintas negara melalui QRIS dengan menerapkan standar proteksi data dan sistem pencegahan fraud yang ketat. Hal itu sejalan dengan regulasi Bank Indonesia dan praktik terbaik industri keuangan digital. Setiap transaksi QRIS yang dilakukan melalui Jenius menggunakan sistem enkripsi end-to-end.
Febri Rusli, Digital Banking Product and Innovation Head SMBC Indonesia menjelaskan dalam keterangan pers, system nkrpsi Jenius dibuat untuk memastikan bahwa data pengguna tetap aman selama proses pembayaran berlangsung. Mengusung teknologi tersebut, Jenius mengenkripsi informasi sejak awal transaksi, lewat notifikasi. Kemudian diterima oleh pihak penerima. Cara tersebut mencegah pihak ketiga yang tidak berwenang mengakses atau mengubah data tersebut.
“Jenius juga menerapkan protokol keamanan berlapis. Misalnya, autentikasi biometrik, kode OTP dan password. Banyak yang memprotes mengapa keamannya berlapir, tapi itu dibuat demi keamanan. Selain itu, pemantauan aktivitas secara real-time untuk mendeteksi potensi fraud,” ia mengatakan.
Baca Juga: Jenius Kian Matang: Inovasi Finansial dan Ekspansi Ekosistem Digital SMBC Indonesia
Dengan kombinasi teknologi enkripsi dan sistem proteksi canggih, Jenius memastikan bahwa transaksi QRIS, termasuk lintas negara, berlangsung secara aman, terpercaya, dan sesuai dengan standar keamanan digital global. Selain itu, Jenius menggunakan sistem deteksi anomali berbasis kecerdasan buatan yang mampu mengenali pola transaksi mencurigakan secara real-time, sehingga dapat segera memblokir atau menandai aktivitas yang berisiko.
“Tips untuk lebih amannya, saat bertransaksi dengan QRIS di luar negeri, pastikan notifikasi tetap nyala. Dengan cara itu, seluruh transaksi langsung terlihat secara real-time,” ia menambahkan.
Jenius juga mematuhi protokol keamanan internasional dan bekerja sama dengan mitra pembayaran global untuk memastikan interoperabilitas yang aman. Pengguna dilindungi melalui autentikasi berlapis, seperti verifikasi biometrik dan OTP, serta notifikasi instan untuk setiap transaksi.
Dengan pendekatan ini, Jenius tidak hanya menjaga integritas sistem pembayaran, tetapi juga membangun kepercayaan pengguna dalam ekosistem keuangan digital yang semakin terhubung secara global.
