ASIAWORLDVIEW – Bagi penggemar makanan atau budaya Jepang, tak perlu jauh-jauh ke negara sakura untuk menikmati sajian khasnya. Program kuliner bertema Jepang bertajuk “60 Seconds to Tokyo” yang digelar di Aston Sentul Lake Resort & Conference Center dan berlangsung hingga 31 Desember 2026.
Program ini menghadirkan aneka Japanese street food dalam suasana resort dengan latar pemandangan alam Sentul, sehingga menyasar tidak hanya tamu hotel tetapi juga masyarakat umum yang ingin menikmati cita rasa Jepang tanpa harus bepergian jauh. Selain menu makanan, konsep ini juga mencakup pilihan dessert dan minuman bernuansa Jepang yang ditujukan untuk dinikmati bersama keluarga, pasangan, maupun teman.
Ren & Reina menjadi ikon yang menemani perjalanan kuliner ini, merepresentasikan perpaduan budaya Indonesia dan Jepang serta kecintaan terhadap Japanese street food.
General Manager Albert Siregar menyampaikan, Minggu (27/9/2026), “Aston Sentul ingin diposisikan bukan hanya sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai tempat menemukan pengalaman baru; melalui program ini, pihak hotel menghadirkan pengalaman kuliner Jepang yang fun, casual, dan dapat dinikmati berbagai kalangan, sehingga tamu bisa merasakan suasana Sentul sekaligus sentuhan Tokyo dari pilihan menu yang tersedia.”
Baca Juga: DNA Sejati Ramen Berasal dari Kuahnya, Asli dari Jepang
Adapun pilihan menunya mencakup Chicken Kamikaze, Chicken Katsu Sando, Takoyaki, Yakimeshi Fried Rice, Chicken Yakitori, Grilled Chicken Breast with Koji Hot Sauce, Wagyu Burger, Hambagu, Menchi Katsu, dan Prawn Tempura Nori Taco, dengan harga mulai Rp58.000++. Untuk dessert tersedia Kuromitsu Matcha Puff dan Japanese Cotton Cheese Cake, sedangkan minumannya meliputi Shiso Basil Berry, Sakura Sunset, Hojicha Latte, dan Shizuku Matcha Cooler dengan harga Rp48.000++.
Sementara, Assistant Director of Marketing Communications Indri Hapsari menambahkan bahwa pengalaman kuliner saat ini tidak berhenti pada rasa, karena visual, ambience, dan bagaimana sebuah menu menjadi bagian dari pengalaman tamu juga semakin penting.
“Konsep ini dibuat lebih playful dan engaging agar tamu tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang menarik untuk dibagikan,” sebutnya.
Untuk memperkuat atmosfernya, program ini dilengkapi sentuhan visual dan elemen bernuansa Japanese street food, termasuk keberadaan Stall Toktyo di lobby hotel. Seluruh pilihan menu dapat dipesan melalui semua outlet Food & Beverage serta Room Service, sehingga tamu dapat menikmati pengalaman Japanese street food di berbagai area hotel maupun langsung dari kamar. Secara keseluruhan, ini merupakan inisiatif kuliner tematik yang menggabungkan makanan, minuman, dessert, elemen visual, dan suasana resort, dengan penekanan pada pengalaman bersantap yang kasual dan mudah diakses.
