Kesehatan Gigi Jadi Bagian Gaya Hidup Modern, Inovasi Oral Care Kini Bermunculan

ASIAWORLDVIEW – Kesehatan gigi dan mulut kini tidak lagi dipandang sebagai urusan sekunder dalam gaya hidup sehari-hari. Gigi yang bersih, sehat, dan terawat menjadi bagian tak terpisahkan dari penampilan serta kepercayaan diri, terutama karena interaksi sosial semakin sering terjadi—mulai dari pertemuan kerja, aktivitas publik, hingga tampil di depan kamera.

Sayangnya, data Kementerian Kesehatan melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga akhir Oktober 2025 menunjukkan bahwa 41,9% peserta dewasa mengalami karies gigi atau gigi berlubang. Temuan ini menegaskan bahwa masalah kesehatan gigi masih menjadi beban kesehatan masyarakat yang cukup besar di Indonesia.

“Kami melihat bahwa inovasi berbasis science yang relevan dengan keseharian menjadi salah satu faktor yang mendorong respons positif konsumen,” ujar Michelle, Country Manager usmile Indonesia dan Malaysia.

Data Kemenkes juga mencatat sekitar 1 dari 2 peserta mengalami masalah gigi dan mulut, mulai dari gigi berlubang, gigi goyang, hingga gusi turun. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada fungsi kunyah dan estetika, tetapi juga dapat berkaitan dengan munculnya bau mulut atau halitosis. Kemenkes menjelaskan bahwa kebersihan mulut yang kurang terjaga, plak, karies, gingivitis, dan periodontitis merupakan beberapa faktor lokal yang dapat memicu halitosis.

Baca Juga: Riset: 47,5% Warga Indonesia Konsumsi Minuman Manis Setiap Hari

Perubahan perilaku ini tercermin dalam performa bisnis usmile Indonesia. Setelah mencatat pertumbuhan penjualan e-commerce sebesar 182% selama periode Ramadan Februari–Maret 2026, usmile kembali mencatat pertumbuhan sebesar 31% pada Juni dan 62% pada Juli 2026. Pertumbuhan ini menunjukkan momentum positif sekaligus meningkatnya minat konsumen terhadap produk oral care yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari.

“Pertumbuhan penjualan usmile sepanjang 2026 menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin terbuka terhadap produk oral care dengan manfaat yang lebih spesifik. Konsumen kini mulai memperhatikan bukan hanya fungsi produk, tetapi juga kandungan dan teknologi di baliknya. Hal ini tercermin dari performa usmile Strength White yang menjadi Top Oral Care Product di TikTok Shop pada Agustus 2026,” ia menambahkan.

Menyikat gigi secara rutin dengan pasta gigi yang mengandung bahan aktif tertentu dapat membantu mengurangi risiko karies dan menjaga kebersihan mulut. Di Indonesia, beberapa kandungan pada pasta gigi telah digunakan untuk membantu mencegah gigi berlubang. Baking soda, misalnya, dikenal dapat mengangkat noda membandel dan mengembalikan warna natural gigi.

Baking soda juga cocok dikombinasikan dengan tetrasodium pyrophosphate, yang berperan membantu mengurangi kecenderungan noda untuk kembali menempel pada permukaan gigi. Kombinasi ini dirancang agar lemak dan noda pada gigi yang umumnya dapat mengikat dalam waktu singkat—sekitar 5 detik—dapat berkurang, sehingga membantu mencegah proses gigi berlubang dalam waktu cepat.

Selain itu, calcium carbonate dalam pasta gigi berfungsi memoles gigi dan mengembalikan kecerahan naturalnya. Formulasi semacam ini menjadi relevan bagi konsumen yang memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman berwarna, yang dapat meninggalkan noda pada permukaan gigi.

Seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut, konsumen mulai memiliki perhatian yang lebih spesifik terhadap kebutuhan oral care. Mereka tidak hanya mencari produk yang membersihkan, tetapi juga yang mampu menjawab kebutuhan seperti menjaga tampilan gigi dan kesegaran napas.

Kebutuhan konsumen memang tidak berhenti pada kebersihan dan tampilan gigi. Aspek kesegaran napas menjadi bagian lain yang turut mendukung kenyamanan dalam beraktivitas dan berinteraksi sehari-hari. Bau mulut atau halitosis dapat dipicu oleh berbagai faktor lokal, seperti kebersihan mulut yang kurang terjaga, plak, karies, gingivitis, dan periodontitis. Karena itu, pendekatan oral care yang komprehensif perlu memperhatikan tidak hanya permukaan gigi, tetapi juga kesehatan gusi dan keseimbangan bakteri di rongga mulut.

Melihat kebutuhan tersebut, usmile Fresh White menghadirkan formula dengan Apple Polyphenols dan Zinc Glycinate. Apple Polyphenols membantu menghambat metabolisme bakteri yang menghasilkan senyawa penyebab bau, sementara Zinc Glycinate membantu mengikat senyawa sulfur yang berkaitan dengan aroma tidak sedap.

Formula ini melengkapi rangkaian perawatan usmile dengan memberikan perhatian pada aspek kesegaran napas sebagai bagian dari rutinitas oral care sehari-hari. Dalam konteks kesehatan mulut, pendekatan semacam ini dapat menjadi salah satu cara untuk membantu menjaga kenyamanan bernapas dan berinteraksi, meskipun tetap perlu diimbangi dengan kebersihan mulut yang menyeluruh.

Komitmen usmile dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen juga mendapat pengakuan melalui ajang PR of the Year 2026, di mana usmile meraih penghargaan pada kategori Creative Reputation Program. Penghargaan ini menjadi bagian dari perjalanan usmile dalam menghadirkan program yang menghubungkan edukasi, inovasi, dan kebutuhan konsumen dalam perawatan oral care.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *