Dari Semar ke Malin Kundang: The Indonesian Broadway Melintasi Jejak Nusantara

Konferensi pers The Indonesian Broadway Pagelaran Sabang Merauke, Senin (4/8/2025) di Jakarta.(Desika Pemita/Asiaworldview)

ASIAWORLDVIEW – Pagelaran Sabang Merauke 2025, yang dikenal sebagai The Indonesian Broadway, kembali hadir dengan tema “Hikayat Nusantara”. Dengan menggabungkan teater musikal, tarian daerah dan kontemporer hingga tata panggung fantastis. Pagelaran ini menyajikan kisah petualangan tokoh-tokoh Nusantara yang berjuang menjaga tradisi dari ancaman modernitas.

“Pagelaran Sabang Merauke 2025 dihadirkan dalam format yang segar dan sinematik. Gelaran ini dipadukan dengan karakter Gen Z yang berkelana melintasi Nusantara,” sebut Rusmedie Agus, sutradara Hikayat Nusantara dalam konferensi pers The Indonesian Broadway Pagelaran Sabang Merauke, Senin (4/8/2025) di Jakarta.

“Bukan sekadar pertunjukan seni, pagelaran ini menjadi sebuah pengalaman budaya yang dirancang untuk menggugah rasa bangga dan cinta terhadap warisan Nusantara. Cerita dikemas secara epik dengan narasi petualangan tokoh Gen Z bersama Petruk dan Bagong yang menemui Semar,” ia menambahkan.

Baca Juga: Pagelaran Sabang Merauke 2025: Latihan Intensif demi Hasilkan Tarian Selaras dengan Aransemen

Kemudian, mereka berkelana ke berbagai daerah seperti Sumatra, Jawa, Yogyakarta, dan Bali. Akhirnya, bertemu tokoh legenda seperti Malin Kundang, Si Tumang, Mahadewi, dan Calon Arang.

Setiap pertemuan diiringi dengan tarian khas, musik tradisional yang dipadukan dengan orkestra megah. Bahkan, kostum spektakuler dari Jember Fashion Carnaval dan Pesona Gondanglegi.

Penonton akan diajak berinteraksi melalui atraksi barongsai dari Kong Ha Hong dan pertunjukan udara yang mendebarkan, menjadikan acara ini bukan hanya tontonan, tapi juga ajakan untuk menjaga tradisi di tengah arus modernisasi. Dengan membawakan 31 lagu dari seluruh penjuru Indonesia, Hikayat Nusantara menjadi simbol kolaborasi lintas generasi dan budaya yang menginspirasi.

Penampilan spektakuler seperti Yura Yunita yang bernyanyi sambil melayang di udara menambah elemen kejutan dan interaktivitas. Penampilan memukau dan tak terlupakan

“Interaktivitas juga menjadi ciri khasnya—penonton diajak terlibat melalui atraksi barongsai Kong Ha Hong dan pertunjukan udara yang mendebarkan. Ibaratnya, satu panggung menyajikan semua seni dan budaya,” ia menjelaskan.

Hikayat Nusantara akan digelar pada 23 dn 24 Agustus 2025 di Indonesia Arena, Senayan. Pertunjukan kolosal ini melibatkan lebih dari 1.500 seniman, termasuk 351 penari, musisi dari Jakarta Concert Orchestra, dan penyanyi nasional seperti Yura Yunita, Padi Reborn, dan Mirabeth Sonia.