ASIAWORLDVIEW – Diabetes telah menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia, dengan jumlah penderita yang terus meningkat setiap tahunnya. Menurut data terbaru, Indonesia menempati peringkat kelima dunia dalam jumlah kasus diabetes, dengan lebih dari 21 juta orang hidup dengan penyakit ini pada tahun 2025.
Lonjakan ini dipicu oleh gaya hidup tidak sehat, termasuk konsumsi berlebihan minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK), yang telah menjadi kebiasaan umum di masyarakat. Pemerintah pun mulai mengambil langkah serius, seperti rencana penerapan cukai MBDK untuk menekan angka konsumsi dan mengurangi risiko diabetes tipe 2. Selain itu, lebih dari 70% penderita diabetes di Indonesia belum terdiagnosis, yang memperburuk potensi komplikasi dan beban biaya kesehatan nasional.
“Diabetes merupakan kondisi kronis yang sering kali tidak menunjukkan gejala di tahap awal, termasuk di kalangan anak muda. Deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan rutin serta edukasi yang tepat menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi serius di kemudian hari,” dr. Laurencia Ardi, Health Communicator Kalbe Nutritionals menuturkan, dikutip Asiaworldview.com, Jumat (15/8/2025).
Baca Juga: Kentang Bisa Picu Diabetes? Ini Cara Aman Menikmatinya
Kondisi ini menuntut peningkatan kesadaran publik, deteksi dini, dan perubahan pola hidup sebagai strategi utama dalam menghadapi darurat diabetes di tanah air. Diabetasol mengeluarkan kampanye ‘Stand by You’, merupakan payung besar dari berbagai inisiatif edukasi yang Berbagai inisiatif ini bertujuan untuk membangun kepedulian bersama antara diabetesi, keluarga, dan lingkungan terdekat mereka.
“Melalui kampanye ‘Stand by You’, kami ingin memastikan pesan ini sampai kepada generasi produktif, sekaligus mengajak mereka untuk tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga orang-orang terdekatnya,” ia menambahkan.
Tahun ini, kampanye tersebut terus diperkuat dengan menghadirkan beragam aktivitas, termasuk memperluas jangkauan ke lebih banyak perusahaan dan komunitas di berbagai kota besar. Melalui pendekatan ini, Diabetasol ingin menegaskan bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi gerakan kolektif yang dimulai dari dukungan orang-orang di sekitar.
