Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52%, JITEX Jadi Simbol Kemandirian Usaha

ASIAWORLDVIEW – Jakarta International Investment, Trade, Tourism and SMEs Expo atau JITEX tahun ini menjadi momentum penting. Hal itu karena untuk pertama kalinya penyelenggaraan pameran dagang dan pariwisata tersebut dilakukan oleh asosiasi usaha tanpa menggunakan dana dari APBD.

“Pola ini menunjukkan bahwa kegiatan ekonomi berskala besar dapat berjalan mandiri dengan dukungan sektor swasta, sehingga tidak selalu bergantung pada anggaran pemerintah daerah. Langkah tersebut sekaligus mencerminkan kemandirian dunia usaha dalam membangun ekosistem perdagangan dan pariwisata yang berkelanjutan,” sebut Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo di Jakarta.

Lebih jauh, keberhasilan JITEX juga sejalan dengan performa ekonomi Jakarta yang tumbuh sebesar 5,52 persen pada triwulan II 2026. Angka ini menegaskan peran Jakarta sebagai kota jasa dan perdagangan yang kuat, dengan kontribusi mencapai 16,32 persen terhadap perekonomian nasional.

Baca Juga: JITEX Segera Digelar, Jadi Motor Ekonomi dan Diplomasi Budaya Jakarta

Sektor perdagangan besar dan eceran sendiri menyumbang 18,24 persen, memperlihatkan betapa vitalnya aktivitas perdagangan dalam menopang pertumbuhan ekonomi ibu kota. Dengan pola pembiayaan mandiri, JITEX tidak hanya menjadi ajang promosi dagang, tetapi juga simbol bahwa sektor swasta mampu mengambil peran strategis dalam memperkuat daya saing Jakarta di tingkat nasional maupun regional.

“JITEX diharapkan berkembang menjadi forum multipihak yang tidak hanya mempertemukan pemerintah dan pelaku usaha, tetapi juga membahas berbagai persoalan yang dihadapi dunia usaha di Jakarta,” ia menambahkan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan potensi transaksi dan investasi di JITEX dapat mencapai Rp16 triliun. Terkait perizinan dan pelayanan, mendorong pengukuran kualitas layanan melalui “Service Level Agreement” (SLA). Dalam hal ini termasuk memastikan kepastian waktu penyelesaian perizinan agar sesuai dengan kondisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *