ASIAWORLDVIEW – Indonesia harus mencontoh Jerman soal penanganan sampah. Negara tersebut dikenal sebagai negara dengan sistem pengelolaan sampah paling disiplin di dunia. Lebih dari 65–70% sampah rumah tangga berhasil didaur ulang berkat pemilahan ketat, regulasi tegas, dan partisipasi aktif masyarakat. Kesadaran ini bukan sekadar aturan, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari warga Jerman.
Hal itu diungkapkan Cinta Laura dalam sesi diskusi dalam acara Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE) 2026, Kamis (27/8/2026). Ia pun mengungkapkan pentingnya proses memilah sampah.
Kebiasaan mencuci kontainer yogurt sebelum dibuang ke tempat sampah mencerminkan budaya disiplin pengelolaan sampah yang sudah lama mengakar di Jerman. Tindakan sederhana ini memiliki makna besar: dengan membersihkan wadah plastik terlebih dahulu, proses daur ulang menjadi lebih efisien karena fasilitas pengolahan tidak perlu melakukan pembersihan tambahan.
“Setiap kita selesai sarapan dan makan yogurt, kan ditempatkan di sebuah kontainer plastik ya. Aku akan mencuci kontainer gitu, kontainer yogurtnya, baru dibuang ke tempat sampah,” ia mengatakan.
Kesadaran masyarakat Jerman terhadap pemilahan sampah bukan sekadar aturan, melainkan bagian dari kebiasaan sehari-hari yang diwariskan lintas generasi. Bahkan, generasi tua yang lahir lebih dari seabad lalu sudah memahami pentingnya menjaga kebersihan sampah sebelum masuk ke sistem daur ulang.
“Kalau dulu kan aku pikir, aduh ngapain, kan sudah selesai dimakan, buang aja gitu. Terus sekarang aku sadar, dia mencuci kontainer tersebut, (0:35) karena dia menyadari saat sampah itu dibuang ke kontainer khusus plastik, kalau sudah bersih, nanti tempat pembuangan sampahnya lebih mudah didaur ulang dan tidak harus melakukan proses pembersihan lagi,” ia menambahkan.
Kesadaran tersebut membentuk pola pikir bahwa sampah bukan sekadar sesuatu yang dibuang, tetapi bagian dari siklus yang harus dikelola dengan benar agar tidak mencemari lingkungan. Dengan cara ini, masyarakat Jerman berkontribusi pada keberhasilan sistem daur ulang nasional yang dikenal sebagai salah satu yang paling efektif di dunia.
“Dan mungkin karena aku lihat contoh itu secara langsung, bagaimana nenek aku yang lahir tahun 1919 ya, (0:56) ini bahkan bukan boomer, itu generasi apa? Aku tidak tahu namanya. Dia sudah aware tentang itu, memilah sampah sudah ada di negara setiap Jerman dari lebih dari 100 tahun yang lalu,” pungkasnya.
