Harga Rumah Melonjak, Akses Hunian Jadi Tantangan

Lokasi ikonik di Singapore.

ASIAWOLDVIEW – Tidak hanya di Indonesia, warga Singapura juga menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan akses terhadap pemenuhan rumah. Harga properti di negara tersebut termasuk yang tertinggi di dunia, sehingga kepemilikan rumah menjadi semakin sulit dijangkau, terutama bagi generasi muda.

Meski pemerintah melalui Housing Development Board (HDB) menyediakan skema perumahan publik yang relatif terjangkau, permintaan yang tinggi dan keterbatasan pasokan membuat proses mendapatkan unit HDB sering kali memakan waktu lama. Selain itu, kebijakan ketat terkait kepemilikan rumah, seperti aturan pembelian bagi warga asing dan persyaratan penghasilan tertentu, semakin mempersempit akses, mengutip VN Express.

Kondisi ini menimbulkan tekanan sosial dan ekonomi, di mana banyak warga harus menunda kepemilikan rumah atau memilih tinggal bersama keluarga lebih lama. Bahkan, banyak juga yang memilih tinggal di negara tetangga. Riset terbaru menunjukkan banyak warga Singapura membeli properti di Thailand.

Baca Juga: Marina Bay Sands di Singapura Rangkai Pengalaman Kuliner Unik dari Berbagai Penjuru China

Harga jual kembali perumahan umum di Singapura melonjak 9,5% pada tahun 2024 dan 4% pada tahun 2025. Baru-baru ini pasar mulai menunjukkan tanda-tanda moderasi, menurut platform properti Stacked Homes.

Wong Siew Ying, Kepala Riset dan Konten di PropNex, mengatakan angka ini 54% lebih tinggi daripada puncak sebelumnya sebesar 1.035 unit pada tahun 2024.

Pada saat yang sama, porsi unit apartemen seharga satu juta dolar Singapura terhadap total volume penjualan secara bertahap meningkat. Harga rata-rata unit apartemen yang ditransaksikan dengan harga 1 juta dolar Singapura atau lebih naik 2,1% menjadi 1,14 juta dolar Singapura pada tahun lalu, kata Lee Sze Teck, direktur senior analisis data Huttons Asia, seperti dikutip oleh The Business Times.

Harga telah naik 55,7% sejak mencapai titik terendah pada kuartal kedua tahun 2019. Jumlah unit apartemen bekas senilai jutaan dolar yang terjual melonjak ke rekor baru sebanyak 1.594 unit pada tahun 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *