ASIAWORLDVIEW – Trump Tariff kembali mengancam untuk memperlambat momentum kenaikan harga BTC. Kripto unggulan ini turun tajam setelah presiden mengumumkan surat perdagangannya ke Uni Eropa dan Meksiko yang memberlakukan tarif 30% untuk barang-barang dari kedua wilayah tersebut.
Data CoinMarketCap menunjukkan bahwa Bitcoin telah turun tajam di bawah USD118.000 setelah pengumuman Trump tentang tarif 30% untuk Uni Eropa dan Meksiko. Mata uang kripto unggulan ini sempat naik hingga $118.200 hari ini, tetapi sekarang tampaknya akan mencapai level terendah harian baru setelah pengumuman ini.
Baca Juga: Harga Bitcoin Meroket USD109.500, Alami Penembusan Kuat
Dalam serangkaian postingan di Truth Social, presiden mengungkapkan surat perdagangan yang ia kirimkan ke kedua wilayah tersebut, memberi tahu mereka tentang tarif 30% untuk produk mereka yang akan masuk ke AS. Tarif ini akan berlaku mulai 1 Agustus, sama seperti tarif lain yang baru-baru ini diberlakukan Trump pada negara lain, memicu sentimen bearish untuk harga BTC.
Menyusul pengumuman Trump tentang tarif 30% untuk barang-barang Uni Eropa, Presiden Uni Eropa von der Leyen merilis sebuah pernyataan, yang menyatakan bahwa mereka tetap siap untuk terus bekerja menuju kesepakatan pada tanggal 1 Agustus. Namun, ia menambahkan bahwa mereka akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan Uni Eropa, termasuk adopsi tindakan balasan yang proporsional jika diperlukan.
Meksiko juga menyatakan bahwa mereka sedang berupaya mencapai kesepakatan dengan AS sebelum tenggat waktu 1 Agustus, yang juga positif untuk harga BTC. Sementara itu, ada juga kemungkinan ‘perdagangan TACO’ yang sedang dimainkan, yang dapat menjelaskan mengapa Bitcoin masih bisa menguat ke level tertinggi baru di tengah perkembangan terkini.
