Harga Dogecoin Memasuki Zona Permintaan Utama

Mata uang kripto.

ASIAWORLDVIEW – Dogecoin atau DOGE berada pada level make-or-break setelah masuk ke zona permintaan utama. Hal ini mengisyaratkan bahwa aktivitas sisi beli akan meningkat lagi meskipun peluang persetujuan ETF DOGE turun. Sentimen yang beragam muncul saat harga Dogecoin diperdagangkan pada USD0,18 hari ini, 1 Juli, setelah naik 5% dalam waktu 24 jam.

Harga DOGE telah memasuki zona permintaan, dan ini mungkin menjadi faktor utama yang membantu mendorong reli naik berikutnya. Melihat data historis, jelas bahwa zona permintaan ini sering menarik aktivitas pembelian, dan jika mengulangi pergerakan sebelumnya, reli naik yang kuat atau penolakan lainnya mungkin terjadi.

Zona permintaan yang dimaksud berada di USD0,17, dan Dogecoin harus ditutup di atas level ini sebelum koin meme teratas dapat mengkonfirmasi reli ke atas. Namun, satu-satunya cara agar DOGE dapat mengonfirmasi bahwa trader bullish kembali memegang kendali adalah jika harga dapat mencapai garis Point of Control (PoC) di USD0,224.

Baca Juga: Perseteruan Musk vs Trump, Pemicu Kenaikan Harga DOGE

Garis PoC mendefinisikan zona di mana banyak aktivitas perdagangan sebelumnya terjadi, dan jika berada di atas harga, seperti saat ini, garis ini berfungsi sebagai resistensi yang kuat. Agar dapat mengkonfirmasi pergeseran dari prediksi harga Dogecoin bearish ke bullish, DOGE harus ditutup di atas USD0,224.

Kemungkinan terjadinya reli seperti itu cukup tinggi dengan mempertimbangkan dua faktor: saluran paralel yang naik dan indikator RSI yang miring ke atas. Saluran tersebut menunjukkan bahwa Dogecoin berada dalam tren naik, sementara RSI di 51 juga memberikan gambaran bullish, mengingat saluran tersebut telah miring ke atas.

Namun, harga Dogecoin telah menghadapi resistensi kuat di zona permintaan, yang membuatnya menjadi level yang menentukan. Jika harga gagal naik di atas level resistance ini lagi, DOGE mungkin akan turun ke USD0,15 dan berkonsolidasi di sini sebelum pergerakan selanjutnya.