ASIAWORLDVIEW – Jakarta International Baby Products & Toys Expo dan Indonesia Stationery Expo (IBTE) 2026 kembali hadir. Acara ini sebagai platform bisnis terdepan yang mempertemukan produsen, distributor, importir, peritel, pemilik merek, dan pelaku industri dari sektor mainan dan produk bayi dari berbagai negara.
Kategori Trendy Toys diperkirakan menjadi daya tarik utama pada penyelenggaraan tahun ini. Berbagai pemegang lisensi resmi akan menampilkan produk berdasarkan karakter dan franchise populer dunia seperti Crayon Shin-chan, Pokémon, Naruto, My Little Pony, Transformers, dan berbagai kekayaan intelektual (IP) ternama lainnya. Selain itu, sejumlah peserta pameran juga akan memperkenalkan IP orisinal mereka sendiri, membuka peluang baru untuk kolaborasi dan distribusi di pasar internasional.
“Indonesia masih menjadi salah satu pasar dengan potensi pertumbuhan paling menjanjikan bagi industri mainan dan produk bayi. Didukung oleh populasi usia muda yang besar, meningkatnya daya beli masyarakat, serta pesatnya perkembangan sektor ritel dan e-commerce,” sebut penyelenggaraa.
Sebagai salah satu pameran terbesar di Indonesia yang berfokus pada industri produk bayi dan mainan, IBTE 2026 menghadirkan lebih dari 500 perusahaan global melalui lebih dari 1.000 booth pameran. Dengan menempati area seluas 20.000 meter persegi dan menargetkan lebih dari 40.000 pembeli profesional internasional, pameran ini akan menampilkan lebih dari 100.000 produk baru dan tren terkini dari lima kategori utama, yaitu Trendy Toys, Toys, Baby Products, Stationery, dan IP Licensing.
Baca Juga: Tips Menjaga Pola Makan Sehat Anak di Tengah Gempuran Fast Food
IBTE 2026 juga akan menjadi platform sourcing bagi para pembeli yang mencari produsen dengan kemampuan manufaktur dan rantai pasok yang komprehensif. Banyak peserta pameran merupakan pabrik sumber (source factory) yang memiliki keahlian mulai dari desain produk, pengembangan cetakan (mold), produksi massal, hingga layanan OEM/ODM. Kapabilitas ini memberikan fleksibilitas bagi distributor dan pemilik merek untuk mengembangkan produk eksklusif dengan standar kualitas yang kompetitif serta kapasitas produksi berskala besar.
Selain produk-produk utama, pameran ini juga akan menampilkan berbagai inovasi yang mencerminkan tren konsumen global saat ini, termasuk boneka plush berbasis AI, mainan koleksi, mainan penghilang stres, alat tulis kreatif, serta produk blind box yang terus meningkat popularitasnya di kalangan generasi muda. Berbagai inovasi tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen modern yang mengutamakan kreativitas, interaksi, dan nilai koleksi.
“Indonesia terus menjadi tujuan strategis bagi perusahaan internasional yang ingin memperkuat kehadiran mereka di kawasan Asia Tenggara. Hal ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan kelas menengah Indonesia yang terus meningkat dan semakin tingginya kesadaran orang tua terhadap pentingnya produk bayi dan mainan yang berkualitas serta edukatif,” ia menambahkan.
Pertumbuhan jumlah anak-anak di Indonesia yang masih tinggi juga menjadi pendorong utama permintaan produk bayi, sementara tren koleksi mainan dan blind box semakin diminati oleh konsumen dewasa muda. Hal ini menciptakan peluang besar bagi pelaku usaha untuk memperluas pangsa pasar melalui produk-produk yang inovatif dan sesuai dengan preferensi konsumen.
Selain pameran, IBTE 2026 juga akan menghadirkan berbagai program pendukung, termasuk sesi business matching, kegiatan networking buyer, seminar industri, product showcase, serta berbagai acara interaktif yang dirancang untuk mempertemukan para pelaku industri dan mendorong terciptanya kemitraan bisnis jangka panjang. Program business matching ini menjadi salah satu nilai tambah utama bagi para peserta, karena memungkinkan produsen dan pembeli untuk bertemu secara langsung dalam sesi yang telah diatur sebelumnya, sehingga efisiensi transaksi dan negosiasi dapat ditingkatkan.
Sebagai pameran dagang profesional, IBTE 2026 diperuntukkan secara khusus bagi pelaku industri dan pengunjung bisnis. Pengunjung berusia di bawah 16 tahun tidak diperkenankan memasuki area pameran pada tanggal 19–21 Agustus 2026. Pameran akan dibuka untuk umum pada tanggal 22 Agustus 2026, memberikan kesempatan bagi masyarakat luas untuk melihat langsung inovasi-inovasi terbaru dari industri produk bayi dan mainan.
